33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Dianggap Belum Pro Rakyat

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Sejumlah Fraksi DPRD Jateng mengapresiasi proyeksi target Pendapatan Daerah dalam struktur Rancangan APBD Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp 24,391 triliun. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 3,94 persen dibanding tahun 2017. Meski begitu, kenaikan secara nominal yang kemudian diperbandingkan dengan tahun sebelumnya bukanlah satu-satunya parameter keberhasilan.

Disamping itu, masih banyak program yang tujuannya ternyata fasilitasi pada aparatur pemerintah, bukan untuk masyarakat Jateng. Sebab, belanja tidak langsung sebesar Rp 18,341 triliun dan belanja langsung hanya Rp 6,630 triliun. “Kami menilai, masih banyak program yang tujuannya ternyata fasilitasi pada aparatur pemerintah, bukan pada masyarakat,” kata Juru Bicara Fraksi Demokrat DPRD Jateng, Ferry Firmawan.

Ia menambahkan, sumber pendapatan lain yang perlu untuk dikritisi dan dicermati lebih mendalam pada tingkat pembahasan adalah dari hasil pengelolaan kekayaan yang dipisahkan, khususnya kontribusi beberapa BUMD. Setiap BUMD harus baik dari sisi manajemen maupun keuangan, serta nilai perbandingan sumbangan masing-masing dari BUMD terhadap PAD dengan aset yang dimiliki.

“Hal ini dapat dijadikan catatan bersama dalam pembuatan kebijakan strategis untuk pengembangan BUMD terkait. Untuk itu, perlu mengembalikan BUMD pada core kompetensinya, memberikan amanah pengelolaan BUMD kepada ahlinya,” ujarnya.

Fraksi Demokrat mendorong peningkatan Pajak dan Retribusi Daerah yang berkaitan dengan dinamika perekonomian. Bukan pada pos-pos retribusi yang sebenarnya merupakan layanan dasar warga. Regulasi atau deregulasi terkait perda Pajak dan Retribusi Daerah berkenaan dengan hal ini, hendaknya menjadi fokus perhatian pemerintah daerah. “Untuk itu kami mendesak dilakukan perubahan paradigma dan langkah-langkah strategis dan taktis untuk peningkatan penerimaan pajak pusat dan provinsi ini,” tambahnya.

Untuk meningkatkan pendapatan tidak hanya sekedar meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meningkatkan pendapatan dari berbagai sektor tetapi juga perlu memberi sarana dan prasarana pendukung agar pendapatan tersebut meningkat. Salah satu contohnya adalah Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH) Wilayah Surakarta yang sangat memerlukan sarana mesin pemanen padi untuk meningkatkan kapasitas produksi. Dengan luas lahan yang dipanen seluas 1,5 hektare, dari 6 hektare luas lahan total, BBTPH Wilayah Surakarta adalah percontohan di Indonesia.

“Dengan diberikan sarana dan prasarana pendukung yang memadai maka BBTPH Wilayah Surakarta bisa menjadi pusat pelatihan benih unggulan di Indonesia. Dengan meningkatnya produktivitas maka potensi pendapatan juga akan di dapatkan,” tambah Juru Bicara Fraksi PKS DPRD Jateng, Amir Darmanto. (fth/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

5 Mahasiswa Asing Terbang di Sikuping

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Digelar perdana, puluhan atlet dan pilot paralayang sangat antusias mengikuti kejuaraan Paralayang Bupati Cup di Bukit Sikuping Desa Kedawung Kecamatan Banyuputih Kabupaten...

Golkar Berikan Dukungan untuk Ganjar-Yasin

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Partai Golongan Karya (Golkar) memutuskan untuk mendukung pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin (Gus Yasin). Keputusan itu diungkapkan Ketua Bidang Koordinator Pemenangan Pemilu...

Ditangkap, Pencuri Truk Pura-Pura Gila

DEMAK-Ada kejadian unik di Demak. Seorang pencuri truk, Bayu Irawan Saputra, warga RT 8 RW 5, Desa Tambakromo, Kecamatan Winong, Pati, pura-pura gila saat...

Biayai Kuliah hingga S2 dari Budidaya Sayur Organik

RADARSEMARANG.COM - Di saat sejumlah rekan memilih hijrah ke kota dan bekerja di luar sektor pertanian, Shofyan Adi Cahyono justru bertahan. Bersama sejumlah pemuda...

Sewa Satelit Dianggap Terlalu Muluk-Muluk

TEMANGGUNG—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung akan me-launching TV Temanggung pada 17 Agustus mendatang. Saat ini, tim Humas Pemkab tengah mempersiapkan kelengkapan alat, juga merekrut kru...

Jalan Kepil-Kalibawang Rusak

WONOSOBO - Jalan Kabupaten, yang menghubungkan kecamatan Kepil dan Kalibawamg rusak parah. Akibatnya, warga satu desa yang ikut wilayah kecamatan Kalibawang, Desa Kalikarung, harus...