Dua Bocah Tewas di Kubangan Galian C

  • Bagikan
OLAH TKP : Petugas Polsek Kaliwungu saat melakukan Olah TKP dan pemeriksaan di Lokasi Bekas Galian C Desa Magelung yang memakan korban dua bocah. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OLAH TKP : Petugas Polsek Kaliwungu saat melakukan Olah TKP dan pemeriksaan di Lokasi Bekas Galian C Desa Magelung yang memakan korban dua bocah. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Tragis nasib yang dialami dua bocah di bawah umur, warga Desa Protomulyo. Adalah Muhammad Alfarul Umam, 10 dan Muhammad Andreas Agus Pratama, 11, harus meregangkan nyawa tenggeam di kolam bekas kubangan galian C di Desa Magelung.

Kedua korban diketahui warga Dukuh Suropadan, Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan. Korban Alfarul Umam merupakan anak dari Mujib, 37. Sedangkan Andreas Agus Pratama merupakan putra dari pasangana Agus Purwanto dan Rokhayati. Keduanya merupakan siswa kelas IV dan III SD 2 Magelung.

Kejadian bermula ketika keduanya hendak mandi di kolam kubangan Galian C. Tapi keduanya tidak menyadari jika kolam kubangan tersebut memiliki kedalaman yang cukup tinggi. “Sudah dilarang. Orang-orang sudah menegur dan memperingatkan supaya jangan mandi dan main di kolam. Tapi tidak dihiraukan,” kata Slamet, warga Protomulyo.

Diketahui, Galian C tersebut berada di wilayah Desa Magelung, milik Jumarno, Kepala Desa Protomulyo. Namun Bekas Galian C tersebut tidak diratakan dan tidak dilakukan penanaman kembali. Sehingga kondisinya masih tandus dan rawan longsor.

Salah seorang saksi, Sukastono, 60, mengatakan bahwa dirinya melihat anak-anak seusia korban dari arah barat galian C berlarian. Anak-anak tersebut berlari menuju perkampungan dan bilang jika ada dua bocah tenggelam di lokasi Galian C. “Kemudian saya cek ke lokasi bersama Matklis, 45, rekan saya,” tandasnya.

Setelah memastikan langsung, teranyata benar ada dua anak yang tenggelam. “Dari atas itu kelihatan, karena airnya cukup jernih. Kemudian saya bilang ke warga untuk mengangkat kedua anak tersebut. Ternyata kondisi anak sudah tidak bernyawa,” paparnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *