31 C
Semarang
Rabu, 12 Mei 2021

Rekam Data E-KTP Sudah Bertambah 10 Ribu

UNGARAN–Pemkab Semarang melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Semarang hingga pertengahan Oktober, sudah melakukan rekam data E-KTP sebanyak 10 ribu orang. Setelah dilakukan program jemput bola di desa-desa dan bekerjasama dengan sekolah SMA/SMK.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Semarang Budi Kristiono mengatakan Hal itu dilakukan guna memastikan para pemilih pemula mendapatkan hak suaranya pada pemilihan 2018 dan Pemilu serentak 2019 mendatang. “Insyaallah Desember, melakukan jemput bola ke lebih banyak sekolah untuk rekam data E-KTP,” ujar Budi, Minggu (26/11) kemarin.

Hingga akhir Oktober, pihaknya sudah melakukan rekam data sekitar 10 ribu orang dari sekitar 51 ribu warga usia wajib E-KTP elektronik yang belum rekam data. Sisanya akan terus disisir hingga pada akhir tahun ini keseluruhannya sudah melakukan rekam data.

“Termasuk yang usianya menginjak 17 tahun. Nanti 2019 sudah terhitung termasuk yang usia 17 tahun. Meski belum 17 tahun, tetap kami rekam, karena pada saatnya mereka itu sudah punya E-KTP,” ujarnya.

Hal itu dikarenakan para siswa yang pada 27 Juni 2018 punya E-KTP dan sudah berusia 17 tahun. Saat ini, pihaknya melakukan validasi untuk penunggalan data identitas, mengingat masih ada masalah dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).

Kendala dalam SIAK ini antara lain karena ada warga yang pindah alamat tetapi tidak melapor ke pihak desa atau kelurahan. “Mereka keluar Jawa atau ke Jakarta. Karena itu, kami sisir kerjasama dengan pihak desa untuk bisa mencari orang-orang yang sudah pindah, tapi tidak lapor. Ternyata banyak sekali,” katanya.

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here