32 C
Semarang
Selasa, 22 Juni 2021

Proses Kredit Cukup 25 Menit

Tanpa Survei ke Rumah Konsumen

SEMARANG- Spektra, brand pembiayaan milik FIFGroup yang melayani kredit elektronik, perabot rumah tangga, dan gadget, menargetkan meluncurkan proses kredit cepat kurang dari 25 menit. Terobosan baru ini dilakukan untuk memudahkan konsumen dalam mengajukan kredit tanpa harus disurvei ke rumah.

Marketing Manager Spektra (FIF Group) Area Jawa Tengah, Reza Anggara Sutrisna, menjelaskan, program baru Spektra tersebut sebenarnya sudah dimulai sejak awal November lalu. Namun kali ini istimewa, karena kembali dilaunching oleh President Director PT Astra Multi Finance, Ardian Prasetya. Acara kick off  new process tersebut dihadiri oleh puluhan relasi Spektra di Semarang, mulai pemilik toko elektronik, store, furniture hingga gadget.

“Dengan program proses cepat tanpa survei ini, harapannya bisa meningkatkan jumlah transaksi kredit Spektra. Saat ini, dalam sebulan transaksi rata-rata sudah mencapai Rp 5,6 miliar,” kata Reza kepada Jawa Pos Radar Semarang saat launching proses kredit cepat 25 menit di Valle Resto, kemarin.

President Director PT Astra Multi Finance, Ardian Prasetya, mengatakan, proses kredit cepat 25 menit tanpa survei ini akan diterapkan secara nasional. Karena dengan kecanggihan teknologi informasi, semuanya bisa dilakukan dengan cepat, termasuk dalam pengajuan kredit.

“Zaman now mengajukan kredit tanpa perlu survei dengan mengunjungi rumah konsumen. Itu dinilai terlalu rumit, apalagi terkadang saat disurvei ke rumah, konsumen ternyata sedang pergi. Itu kan bikin lama,” ujar Ardian yang lahir dan besar di Kota Semarang.

Meski begitu, Ardian tetap meminta Kota Semarang menggelar pameran besar untuk mendongkrak transaksi. “Dibanding kota lain, Semarang masih kalah. Saat pameran di Surabaya bisa tembus Rp 9 miliar, di Manado Rp 6 miliar dan di Samarinda Rp 6,5 miliar. Itu yang kredit, belum yang bayar cash atau tunai. Karena itu, ke depan Semarang harus bikin pameran yang besar,” harapnya.

Selain itu, Ardian meminta database konsumen yang dimiliki FIFGroup dimanfaatkan. Sebab, sebagian besar transaksi di setiap pameran di Surabaya, Manado, Lombok maupun Samarinda adalah konsumen dari database yang diundang. “Database FIF sangat besar. Bahkan dari 10 konsumen sepeda motor, 3-4 di antaranya pasti pernah bekerjasama dengan FIF. Jadi, ini menjadi modal setiap menggelar event maupun pameran,” ucapnya. (aro)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here