31 C
Semarang
Sabtu, 28 November 2020

Tingkatkan Perekonomian Lewat Pertanian

Desa Bumen, Kecamatan Sumowono

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

SUMOWONO – Desa Bumen kecamatan Sumowono terus berupaya meningkatkan perekonomian warga masyarakatnya. Salah satu upaya yang dilakukan, yang juga menjadi upaya penekanan di Desa ini, adalah dengan memperkuat bidang pertanian.

Kepala Desa Bumen, Muh Sobri mengatakan, penguatan bidang pertanian dilakukan melalui pembangunan infrastruktur demi memperlancar kegiatan pertanian. Beberapa pembangunan yang dilakukan adalah

KEPALA DESA: Muh Sobri. (IST)
KEPALA DESA: Muh Sobri. (IST)

pembangunan jalut, jitut dan juga irigasi. Pembangunan infrastruktur ini diharapkan bisa menekan pengeluaran para petani.

”Tentu dengan insfrastruktur yang bagus, akan mendukung kegiatan pertanian. Infrastruktur menjadi hal utama yang harus diperhatikan lebih dulu,” ujar Muh Sobri kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Muh Sobri mengatakan, selain infrastruktur yang saat ini menjadi perhatian utama, di Desa Bumen juga sudah melengkapi diri dengan gudang pupuk dan peralatan pengolahan tanah, seperti traktor  dalam ukuran besar maupun kecil. Semua ini ditujukan untuk mendorong peningkatan hasil pertanian petani Desa Bumen.

”Gudang pupuk ini oleh kelompok tani untuk menjual pupuk. Sehingga para petani bisa memenuhi kebutuhan pupuknya dari gudang ini. Semua ini ada di bawah naungan Desa,” kata dia sembari menambahkan bahwa petani desa ini memiliki hasil utama berupa sayur mayur seperti daun bawang, tomat dan sayuran lain kecuali kentang.

Dijelaskan oleh Muh Sobri, kendala yang dihadapi para petani Desa ini masih pada persoalan pemasaran. Sejauh ini, hasil pertanian para petani banyak dijual ke pasar induk Bandungan dan kepada para tengkulak dengan harga yang tidak bisa dinegosiasikan.”Jadi untuk harganya kita tidak bisa melakukan tawar menawar. Istilahnya mereka gini, mau ya segini nggak mau ya sudah,” ujar Sobri.

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...