33 C
Semarang
Sabtu, 6 Juni 2020

Metode Cerdas Cermat, Tingkatkan Konsentrasi  Belajar

Another

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

Bagaimana cara agar siswa tetap menggunakan alat yang canggih tersebut, namun tidak menjadikannya ketergantungan. Maka guru menyarankan siswa tetap menggunakan “Google Translate” namun yang “kamus off line”. Apakah berbeda? Tentu saja. Karena bila siswa menggunakan yang “off line,” maka dia hanya akan  mentranslate satu kata, bukan satu kalimat apalagi satu paragraph. Sehingga siswa akan berlatih secara mandiri memahami kata yang sebenarnya sudah sering dipakai untuk membantu mengarahkan memahami kalimat secara penuh.

Secara bertahap, siswa akan memiliki kemampuan membaca yang sebenranya. Seperti dikatakan oleh Iskandar dan Suhendar (2008:289) bahwa salah satu tujuan membaca adalah memaknai dan menggunakan kosakata asing untuk menemukan  informasi yang dinyatakan secara eksplisit dan implisit.

Dari definisi yang dikemukankan maka jelas bahwa siswa diharapkan secara mandiri bisa memaknai kalimat yang dia baca bukan dalam bentuk teks yang dialih bahasakan, dengan menggunakan kosakata asing yang harus dicari maknanya. Dalam teks tidak mungkin satu kalimat tidak ada kosakata yang siswa tidak ketahui. Jadi, penggunaan “Google Transalete” tidak akan membuat siswa memiliki kemampuan tujuan memabaca yang sebenarnya.

Dari kondisi yang dikemukakan, jelas nampak bahwa bila siswa dibiarkan membaca tanpa ada variasi dalam proses pembalajaran maka sebenarnya siswa menglami kejenuhan Maka guru mengambil inisiatif, saat pembelajaran digunakanlah model cerdas cermat. Apakah itu efektif dan bagaimana caranya?

 Pertama, kelas dibagi menjadi beberapa kelompok. Pembentukan kelompok bisa divariasi yang disesuaikan dengan kondisi kelas. Kemudian guru membacakan aturan mainnya, barulah cerdas-cermat dimulai. Soal-soal yang diajukan sebenarnya sama seperti yang dikerjakan siswa pada tugas-tugas latihan reading teks, hanya pembahasaannya yang menggunakan model cerdas-cermat.

Dalam kegiatan cerdas cermat siswa diperbolehkan menggunakan alat bantu “kamus line”  atau  “kamus manual”. Dengan demikian, siswa akan aktif mencari makna kata yang ada dalam kalimat. Siswa berbagi tugas untuk memahami teks dan berebut menjawab pertanyaan. Kelas menjadi aktif, karena masing-masing kelompok berebut mendapatkan nilai, siswa saling berbagi tugas dan  materi bisa dibahas lebih efektif dan menyenangkan. (*/aro)

Guru SMA Negeri 1 Sokaraja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga terus ingat satu nasihat dari...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

More Articles Like This

Must Read

Bagaimana Salat Nabi sebelum Isra?

Tanya Jawab Agama Islam Bersama DR KH Ahmad Izzuddin, M Ag Pengasuh  Pondok Pesantren Life Skill Daarun Najaah Wonosari Ngaliyan Semarang Dosen UIN Walisongo Semarang di Harian Jawa...

Angkat Wisata Religi, Jadikan Desa Sentra Bebek

Banyak cara untuk mengangkat potensi desa. Seperti yang dilakukan warga Desa Sukomarto Kecamatan Jumo, Temanggung ini. Warga menggelar kirab 1.000 ingkung bebek. Ribuan warga...

62 Siswa SLB Ikuti Kejuaraan Atletik

KENDAL - Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kendal bekerjasama dengan National Paralympic Commitee (NPC) Kendal menggelar Kejuaraan Para Atletik tingkat Kendal khusus untuk...

Rumus Cepat dalam Matematika, Haruskah?

RADARSEMARANG.COM - HAMPIR segala sesuatu di dunia ini berkaitan dengan matematika. Namun tak dipungkiri bahwa sebagian besar pelajar di Indonesia menganggap matematika adalah pelajaran...

Siapkan Kapal Naga Untuk Tolak Bala

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG — Puluhan umat Tridharma Klenteng Budi Luhur Sakti di Jalan Lingkar Tanjung Mas Semarang, membuat replika kapal naga untuk persiapan ritual Poo...

Bangun Karakter Generasi Muda

TENGARAN - Desa Klero kecamatan Tengaran sadar akan pentingnya penyiapan generasi mendatang yang tangguh, baik secara mental maupun moral. Sebab itu, Pemerintah Desa selalu memberikan...