33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Metode Cerdas Cermat, Tingkatkan Konsentrasi  Belajar

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

FULL Day School di tingkat SMA sudah berjalan. Ini bukan hal yang mudah untuk dijalani baik bagi guru maupun para siswa. Tidak jarang hampir separo siswa dalam kelas mengalami kelesuan mengikuti kegiatan pembelajaran, terutama setelah  istirahat pertama mereka mengikuti proses pembelajaran dengan ogah-ogahan, mengantuk, bahkan menyelesaiakn tugas sebisanya. Apalagi bila materi yang diberikan berkaitan dengan teks bacaan.

Mengajarkan Bahasa Inggris dengan teks dan kosakata asing serta jarang digunakan dalam keseharian, sangat membuat siswa enggan untuk memahami isinya. Terlebih dalam kurikulum 2013, Bahasa Inggris hanya mendapat alokasi waktu 2 x 45 menit per minggu, sungguh diperlukan kiat untuk membahas teks agar benar-benar menarik dan masuk ke dalam pengetahuan siswa.  Padahal Bahasa Inggris tetap dijadikan sebagai materi ujian nasional yang isinya berupa teks yang tentunya menjadikan siswa harus mau membaca agar bisa mendapatkan jawaban dari soal yang dikerjakannya.

Mempersiapkan siswa untuk mau membaca teks bukan hal yang mudah. Karena selain siswa harus mempunyai pengetahauan kosakata yang mencukupi, juga diperlukan konsentrasi yang bagus. Proses pembelajaran harus benar-benar mempersiapkan siswa memiliki kemauan dan kemampuan menambah kosakata untuk memahami teks yang dihadapinya. Sayangnya, guru sering menjumpai siswa melakukan pemahaman isi bacaan dengan mengirimkan teks ke  aplikasi “Google Translate”, yang memudahkan siswa segera mendapatkan bentuk teks yang sama dalam Bahasa Indonesia, yang tentunya akan lebih mudah untuk dipahami.

Cara siswa tadi bukanlah cara yang benar. Karena hal tersebut tidak akan membuat siswa mandiri memahami isi bacaan. Mereka hanya tahu isi teks saat mereka memegang translator tersebut. Namun saat alat tersebut lepas, siswa tidak mengetahui sama sekali apa isi teks tersebut. Karena yang pintar adalah “Google Transalete” bukan siswanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Edukasi Keuangan, CIMB Niaga Ajak Siswa SD Tour de Bank

SEMARANG- Untuk membangun Indonesia yang maju, dibutuhkan manusia yang berkualitas bersumber pada pendidikan yang berkelanjutan sejak usia dini. Atas dasar itu, CIMB Niaga ingin...

Tim Celeng Happy Ending

Oleh: Dahlan Iskan Mulai besok 12 remaja pegunungan pedalaman Thailand ini sudah tidak akan dipanggil Celeng 1, Celeng 2, Celeng 3 sampai Celeng 12 lagi. Para...

Pelaku Terduga Teroris Asal Semarang Bertambah

SEMARANG - Jumlah terduga teroris dari Kota Semarang yang tewas bertambah lagi. Pasca adu tembak dengan aparat Polda Jateng dan Densus 88 di Desa...

Padi Menangi Pilbup

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Magelang nomor urut 1, Zaenal Arifin-Edi Cahyana (Padi) berhasil unggul dalam rekapitulasi penghitungan suara di...

Rp 10 M untuk Revitalisasi Oudetrap

SEMARANG - Revitalisasi gedung Oudetrap terus dilakukan Pemerintah Kota Semarang sebagai upaya menghidupkan Kota Lama. Gedung yang berada persis di kawasan Taman Srigunting tersebut...

Hadapi PSMS Medan, Persibat Siap Tempur

BATANG–Setelah bermain seri akibat silau dengan nama besar PSIS Semarang, kini Persibat sudah dalam posisi siap tempur dengan kepercayaan diri yang kuat dalam menghadapi...