33 C
Semarang
Selasa, 27 Oktober 2020

Promosi Desa Wisata Harus Melek Medsos

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

WONOSOBO—Anggrung Gondok, Desa Reco, Kecamatan Kertek, resmi dibuka oleh Gubernur  Ganjar Pranowo, pada Jumat (24/11) kemarin. Kegiatan diisi dengan festival yang diikuti 22 desa se-Kabupaten Wonosobo. Juga beragam kegiatan seni dan budaya. Gubernur Ganjar berharap, semua pihak bergerak untuk bersama-sama membangun sektor pariwisata di setiap desa.

“Ambil contoh Desa Ponggok, Klaten, yang kini telah mampu menghasilkan pendapatan dari sektor pariwisata desa hingga mencapai Rp 10,2 miliar   per tahun,” ungkap Ganjar di depan peserta diskusi kepariswisataan lintas sektor yang hadir di Anggrung Gondok.  Keberhasilanan Ponggok dalam mengoptimalkan potensi wisata desa, diakui Ganjar, kini merangsang banyak  desa di Jawa Tengah untuk berbenah, demi menarik perhatian wisatawan.

Kunci  sukses Desa Ponggok dan sejumlah desa lain dalam mengoptimalkan potensi pariwisata mereka, lanjut Ganjar, tidak bisa dilepaskan dari pemanfaatan teknologi informasi dan telekomunikasi. Sebagian besar wisatawan, lebih banyak mengakses internet melalui medsos untuk mengetahui destinasi pariwisata yang mereka ingin kunjungi.  “Inilah yang mestinya ditangkap sebagai peluang oleh pihak desa yang merasa memiliki potensi pariwisata dan ingin maju,” tegas Ganjar.

Selain lebih murah, promosi wisata melalui medsos  memiliki daya jangkau yang jauh lebih luas. Karena itulah, Ganjar meminta para pengelola wisata desa  secepatnya membuat akun di media sosial untuk memperkenalkan potensi desa mereka.  “Satu desa, saya minta untuk membuat minimal satu akun media social, sehingga memudahkan untuk promosi.”

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, One Andang Wardoyo mengatakan, selain untuk mengenalkan Wonosobo ke lingkup yang lebih luas, festival desa wisata digelar sebagai wahana edukasi bagi para pengelola desa wisata. Tujuannya, agar kelak mereka mampu membenahi potensi di desa masing-masing. Termasuk, dalam hal  promosi.  (ali/isk)

Berita sebelumyaKades Terpaksa Utang
Berita berikutnyaDisoal, APILL Simpang Canguk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...