33 C
Semarang
Sabtu, 8 Agustus 2020

Disoal, APILL Simpang Canguk

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MAGELANG—Terpasangnya alat penanda isyarat lalu lintas (APILL) di Simpang Canguk dari arah Jalan Telaga Warna, Kota Magelang, dikeluhkan sejumlah warga. Keberadaan APILL dianggap membahayakan pengendara mobil yang melintasi jalan tersebut.

Lutfi, 32,  warga Secang, Kabupaten Magelang, Jum’at (24/11) kemarin menuturkan, APILL baru di Jalan Telaga Warna, Kampung Nambangan, Kelurahan Rejowinangun Utara, membuat  pengemudi mobil kesulitan. Lutfi mengaku terpaksa menekan gas, rem, dan kopling secara bersamaan karena posisi berhenti tepat di tanjakan.

“Butuh keahlian khusus. Jika  tidak bisa, kendaraan akan mundur sedikit, dan risiko menabrak kendaraan di belakang,” kata Lutfi. Ia menilai, APILL di Simpang Canguk membuat suasana persimpangan semakin semrawut. Sebab, tidak jarang pengendara  motor memilih menorobos lampu dan berhenti di depan marka.

Hal senada dikatakan Dian Indri, 27, warga Nambangan, Kota Magelang. Dian mengaku  kesulitan saat berhenti tepat di lampu APILL  saat berwarna merah. “Saya harus ekstra waspada menekan handrem, kopling, rem bersamaan. Kadang handrem sudah dipasang, masih mundur. Agak grogi, juga takut meluncur ke belakang.”

Toh, ada juga masyarakat yang mendukung penerapan rambu baru tersebut.  Tri Ardiyanto, 29, warga Nambangan mengatakan, traffic light justru membantu kondisi arus utama (Jalan Urip Sumoharjo-Jalan Soekarno-Hatta) lebih lancar. “Bagus sih Mas, saya dukung kok. Memang kalau tidak ada lampu, bahaya, pengendara tinggal tancap gas, tidak waspada kendaraan dari arus utama.”

Anggota DPRD Kota Magelang, Waluyo, menyampaikan, pemasangan APILL baru di Simpang Canguk sudah melalui kajian mendalam Dinas Perhubungan.   Anggota Komisi A DPRD Kota Magelang, Tyas Anggraeni, juga mendukung langkah yang ditempuh Dishub memasang rambu-rambu baru demi keamanan para pengguna jalan. “Di situ kan jalurnya lumayan padat, sehingga memang harus ada APILL.” Politisi Hanura tersebut berharap, masyarakat berpikir bijak tujuan pemasangan APILL tersebut untuk tujuan baik. (cr3/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tim Disnakan Temukan Cacing Hati

TEMANGGUNG - Tim monitoring penyembelihan hewan kurban Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Temanggung, Jumat (1/9), melakukan pemantauan di beberapa titik pusat penyembelihan hewan...

Green Street Itu Bernama Ryomyom

Oleh Dahlan Iskan Pemandangan ini tidak saya sangka. Sama sekali. Tiba-tiba muncul banyak gedung tinggi. Di depan mata saya. Di beberapa kawasan strategis di pusat kota...

Smartfren Beri Kemudahan Driver Online

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Koneksi internet, saat ini menjadi kebutuhan semua orang, terutama pelaku transportasi online. Untuk mendukung kemudahan akses internet dan komunikasi para pengemudi...

Hijab dan Make Up Harus Serasi

TEMANGGUNG—Mengenakan hijab dan ber-make up agar terlihat anggun dan menawan, harus serasi. Tidak boleh asal tabrak.  Nah,  untuk memberikan wawasan perihal memakai hijab dan...

Berharap Carica Mendunia

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO—Pemkab Wonosobo berharap produk olahan carica, bisa mendunia. Untuk memromosikan buah khas Dieng ini, akan digelar Carica Day pada 30 Juli 2018 di...

Sosialita Bangga Pakai Tas Batik

SEMARANG – Batik kini menjadi produk fashion yang semakin fleksibel. Tak hanya busana, namun tas batik, kini menjadi tren dan diminati. Para sosialita pun...