31 C
Semarang
Jumat, 14 Mei 2021

Humas Jadi Pagar Betis Sebuah Lembaga

SEMARANG – Keberadaan bidang Hubungan Masyarakat (humas) di dalam sebuah lembaga saat ini hanya sebatas formalitas saja. Padahal humas merupakan garda depan untuk menjaga kinerja lembaga itu sendiri.

Hal itu dikatakan oleh Dosen Ilmu Komunikasi STIKOM Interstudi Jakarta, Luwig Suparmo saat menjadi narasumber dalam dialog bedah buku di kantor BPK Jateng, Jumat (24/11).

“Mereka tidak diberi kesempatan oleh pimpinan yang lebih banyak mau menonjolkan dirinya sendiri. Padahal humas merupakan garda depan dalam sebuah lembaga, sehingga tidak hanya bersifat sebagai pelayanan saja,” ujarnya.

Dikatakan Luwig, beberapa negara maju sudah menerapkan humas sebagai ‘pagar betis’ terdepan di dalam sebuah lembaga. Humas berfungsi perwakilan dari lembaga tersebut untuk memberikan informasi kepada media dan masyarakat secara langsung. “TNI dan Polisi kita sudah mulai mengarah ke sana,” ujarnya.

Ia juga mencontohkan saat ini bidang kehumasan di perusahaan swasta hanya sebatas sebagai pihak yang difungsikan untuk mempersiapkan sebuah pertemuan saja. Ironisnya, hal tersebut masih banyak dilakukan oleh beberapa hotel-hotel besar di Jawa Tengah.

“Di hotel humas itu hanya protokoler kalau ada tamu yang datang, tidak dimanfaatkan untuk lebih menyiapkan diri apabila ada sebuah kejadian yang besar di tempat tersebut,” ujarnya.

Hal itu berdampak kepada perilaku dari individu yang berada di dalam kehumasan di dalam hotel itu sendiri. Dimana dapat memunculkan perilaku tidak peka, bahkan menjurus ke arah negatif.

Kehumasan bertugas memegang komunikasi, mediasi dengan media dan masyarakat. Sehingga apabila salahsatu dari mereka membutuhkan informasi maupun mediasi tidak sampai ke meja pimpinannya. (ewb/zal)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here