33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Siswa SMA Ingin Jadi Bupati Sehari

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

UNGARAN – Merasa penasaran dengan tugas Bupati, seorang siswa SMA N 1 Ungaran nekat mengirimkan surat kepada Bupati Semarang Mundjirin. Melalui surat tersebut, siswa bernama Ahmad Daniel, 18, itu menyampaikan keinginannya untuk menjadi Bupati Semarang dalam waktu satu hari.

Surat tersebut ia kirimkan melalui pos pada 8 November 2017. Surat darinya ternyata mendapatkan respon dari Bupati Semarang Mundjirin. Saat ditemui, Ahmad menuturkan waktu akan menjadi Bupati Semarang dalam sehari ia ditemui oleh pegawai Pemkab Semarang.

“Awalnya saya pas sekolah tiba-tiba ada guru saya datang, terus bilang ada dari pemda namanya Pak Muklis. Beliau menyampaikan bahwa saya diundang hari ini untuk menghadap pak bupati,” kata Ahmad, Kamis (23/11).

Ia didampingi Wakil Kepala SMA N 1 Ungaran Bidang Kesiswaan, Hari Murti dan Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih menemui Bupati Semarang Mundjirin.

Ketiganya diterima di ruang kerja Bupati Semarang, Rabu (22/11) sore usai dan ditemui langsung oleh Bupati Semarang Mundjirin. Daniel mengungkapkan bahwa motivasinya ingin menjadi Bupati Semarang dalam sehari adalah didorong rasa penasaran.

Awalnya dia membaca sejumlah berita tentang mimpi keberhasilan beberapa pemuda yang bisa meujudkan mimpinya menjadi menteri dalam sehari. “Saya berpikir untuk jadi menteri satu hari saja, tapi itu saya pikir-pikir lagi kemungkinannya kecil untuk dijawab. Ahirnya saya berpkir untuk mengirim surat kepada pak Bupati Semarang dan ternyata responnya sangat baik,” katanya.

Saat bertemu orang nomor satu di Kabupaten Semarang tersebut, Ahmad dijelaskan secara rinci tugas dari seorang bupati. Bahkan nama-nama kepala dinas, nama kecamatan dan data desa kelurahan dijelaskan dengan gamblang kepada siswa kelas XII jurusan IPA tersebut.  Melalui pemaparan tersebut, ia mengakui jika tugas dari seorang pemimpin daerah memang berat. “Tugas bupati sangat berat ternyata, 24 jam harus bekerja,” katanya.

Dari penjelasan yang dilakukan langsung oleh Bupati Semarang Mundjirin, hal yang paling antusias ia ikuti terkait dengan penganggaran.Ia baru tahu bahwa tugas dan wewenang Bupati dalam membangun daerahnya tidaklah mutlak.

Ada bagian yang dikerjakan oleh Gubernur, ada pula kewenangan yang langsung dikerjakan oleh Pemerintah Pusat.“Saya baru tahu itu. Tapi saya semakin tertantang malah,” ujarnya.

Aksi mengirimkan surat kepada Bupati Semarang tersebut sontak membuat seluruh isi sekolah kaget. “Tadinya terkejut, wah ini jadi merepotkan banyak orang. Tapi ternyata respon Bapak Bupati itu bagus. Bagus yang jelas, saya mendukung,” timpal Waka Kesiswaan SMA N 1 Ungaran, Hari Murti.

Dikatakan Hari, ia juga mencari tahu apakah ada seorang guru yang memintanya untuk menulis surat tersebut. Ternyata surat tersebut memang sengaja dibuat atas inisiatif dari Ahmad sendiri.

“Jadi saya pikir ini tugas dari siapa? tugas dari guru apa? tapi ternyata tidak ada tugas-tugas seperti itu dari guru-guru, tetapi atas inisiatif sendiri untuk tahu lebih banyak tentang tugas-tugas bupati,” ujarnya.

Terpisah, Kepada Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih yang juga ikut mendampingi pertemuan Ahmad dengan Bupati hanya menjawab singkat saat diminta tanggapannya tentang inisiatif siswa tersebut.“Inilah anak muda zaman now,” jawabnya singkat. M

enurut Dewi, mimpi Ahmad untuk menggantikan posisi Mundjirin sebagai Bupati Semarang dalam sehari sementara waktu harus dipendam.  Sebab orang nomor satu di daerah berjuluk Bumi Serasi ini masih mencarikan waktu yang tepat. “Bapak bupatinya menjawabnya mungkin kapan-kapan,” ujarnya. (ewb/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Semarang Akan Jadi Titik Sentral

RADARSEMARANG.COM - PEMERINTAH Kota Semarang  mendukung penuh pembangunan jalan tol Semarang-Demak. Dalam Proyek Strategis Nasional ini, Pemkot Semarang mendapatkan porsi dalam hal pembebasan lahan...

Guru sebagai Ujung Tombak Revolusi Mental

INDONESIA diperkirakan mengalami masa bonus demografi, yakni penduduk yang berusia produktif lebih banyak pada 2020-2045. Kondisi ini pada satu sisi akan sangat menguntungkan jika...

Pindah Alat Pendeteksi Longsor di Kecamatan Jambu

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang akan memaksimalkan fungsi dua alat early warning system (EWS) tanah longsor. Kepala BPBD Kabupaten Semarang,...

Pesanan Bandeng Meningkat

RADARSEMARANG.COM - Pekerja sedang melakukan proses pengukusan Bandeng Presto sebelum proses pengeringan di Kampung Tematik Sentra Industri Bandeng Jalan Dworowati VI, Kota Semarang. Pemesanan...

Ormas Islam akan Ikut Jaga Gereja

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Pemkot Salatiga dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Salatiga menjamin puncak perayaan Natal dan tahun baru akan berjalan aman....

Foto Jadul dan Payung Teduh Ramaikan Borobudur

MUNGKID-- Candi Borobudur mulai berhias untuk menyambut libur Lebaran tahun ini. Pengelola menyiapkan sejumlah wahana baru untuk swafoto pengunjung. Gemeral Manager Borobudur, PT Taman Wisata...