33 C
Semarang
Sabtu, 26 September 2020

Penyandang Disabilitas Netra Belajar Baca Peta

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

TEMANGGUNG – Para penyandang disabilitas netra, penerima manfaat di Panti Pelayanan Sosial Disabilitas Netra (PPSDN) “Penganthi” Temanggung mendapat pelajaran cara membaca peta bumi atau atlas taktual (raba), di ruang pertemuan panti setempat, Rabu (22/11) lalu.

Pembelajaran cara membaca atlas taktual tersebut, merupakan program Badan Informasi Geospasial (BIG) RI. Instrukturnya dari Yayasan Disabilitas Netra “Driya Manunggal” Jogjakarta.

Plt Kepala PPSDN, Sarjimo, menyampaikan, pembelajaran cara membaca atlas taktual itu sangat bermanfaat bagi para disabilitas netra. Sebab, dengan mengetahui peta itu akan menunjang mobilitas mereka ke berbagai daerah yang ada di Indonesia.

Selain itu, disabilitas netra juga akan memiliki gambaran pada pikirannya mengenai bentuk pulau-pulau atau kondisi geografis Indonesia. Sebab, selama ini mereka hanya sebatas mereka-reka bentuk pulau-pulau di Indonesia, yang diketahuinya dari informasi lisan.

“Mereka mendapat pelajaran secara lisan mengenai kondisi geografi Indonesia di kelas, namun karena disabilitas netra, tidak bisa melihat gambar bentuk dari pulau-pulau atau letak perairan di Indonesia,”ujarnya.

Kepala Bidang Atlas dan Pemetaan Sosial BIG RI, Niendyawati menuturkan, atlas taktual dibuat menggunakan kertas takosit dengan berpedoman kepada atlas untuk orang awas (normal).  Pada atlas taktual,  gambar pulau dan simbol peta dibuat cembung, serta dilengkap keterangan dengan huruf braile.

“Dengan dibuat cembung, ketika diraba bisa terasakan bentuk-bentuk dari gambar pulau-pulau itu. Sekaligus dibedakan dengan gambar perairan yang dibuat datar,”jelasnya.  Atlas taktual kali pertama dibuat BIG RI 2010, bekerja sama dengan ahli di berbagai bidang terkait, termasuk perwakilan disabilitas netra. Dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan informasi spasial bagi para disabilitas netra, yang memiliki hak sama dengan orang normal. (lis/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...