Pembunuhan Yoga Diduga Terkait Hutang Pribadi

296

KENDAL – Kasus dugaan penganiyaan yang menyebabkan Yoga Gathot Pramana, karyawan Bank BRI Cabang Weleri meregang nyawa, membuat Polisi bekerja keras dengan melakukan penyelidikan. Dugaan awal pembunuhan itu diduga dilatarbelakangi hutang pribadi antara korban dengan pelaku.

Kapolres Kendal AKBP Adi Wijaya melalui Kasatreskrim AKP Aris Munandar, mengatakan jika untuk menguak kasus tersebut, pihaknya terus melakukan penyelidikan. Terbaru, sudah ada delapan saksi yang diperiksa yakni keluarga, rekan kerja dan teman bermain korban. “Kami sudah melakukan pementaan yang diduga pelaku, namun kami terus mengumpulkan bukti-bukti untuk memperkuat dugaan tersebut,” katanya Kamis (23/11) siang kemarin.

Melihat pekerjaan korban yang menjadi seorang marketing bank, lanjut Aris, muncul dugaan atau kemungkinan jika pelaku pembunuhan adalah nasabah. Namun ia menegaskan, ada kemungkinan lain yakni terkait hutang pribadi antara korban dan pelaku. “Tugas korban memang mencari nasabah dan bisa melakukan penagihan, dua kemungkinan tersebut bisa terjadi, saat ini terus kami dalami,” ucapnya.

Aris menjelaskan, dari pengakuan keluarga, korban sempat mengatakan jika ada seseorang yang mengancamnya. Namun saat ditanya lebih lanjut, Aris belum bisa membeberkan identitas pengancam. “Ada yang pernah mengancam katanya, namun kami tidak bisa bocorkan dulu, soalnya masih diselidiki lebih lanjut,” bebernya.

Sementara itu Kepala Satpol PP Kabupaten Kendal, sekaligus mertua korban, Subarso mengaku jika Yoga adalah anak yang baik. Bahkan ia menerangkan jika Yoga belum lama menikahi putrinya pada bulan Juli lalu. Saat ini pun diketahui istri Yoga sedang hamil muda. “Kalau orangnya baik, belum lama ini juga menikah,” tambahnya.

Subarso sendiri sebelumnya sudah merasa curiga terkait nasib Yoga, pasalnya menurut sinyal GPS korban Senin siang, Yoga erada di sebuah lokasi sejak siang hari dan tidak bergerak. “Saya sempat kepikiran dia disandera. Malam harinya saya mendatangi Polsek Weleri dan meminta bantuan mencari keberadaan menantu saya. Ternyata yang bersangkutan ditemukan meninggal di bekas rumah makan di sebelah timur SPBU Wonotenggang,’’ tuturnya. (den/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here