DIKEBUT: Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan paket 3 terminal penumpang Bandara Internasional Ahmad Yani di Semarang. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIKEBUT: Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan paket 3 terminal penumpang Bandara Internasional Ahmad Yani di Semarang. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANGDua paket pembangunan terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani sudah selesai 100 persen, yakni paket 1 yang merupakan lahan dan jalan akses, serta paket 2 apron dan taxiway. Saat ini, proses memasuki tahapan paket ke-3, yakni pembangunan terminal yang sudah berjalan 22,3 persen. Sehingga total keseluruhan pembangunan sudah berjalan 31,4 persen.

“Pembangunan terminal baru tersebut dibagi dalam 5 paket dengan nilai total Rp 2,075 triliun. Dua paket sudah kami selesaikan, masih berproses tiga paket lagi. paket 3 sudah berjalan 22,3 persen. Untuk paket 4 bangunan penunjang untuk penumpang dan lanskap masih tahap tender, menunggu, seminggu ke depan ditunjuk pemenang. Paket 5 water management, masih perencanaan oleh konsultan perencana,” ungkap Toni Alam, Project Manager PT Angkasa Pura I (Persero) saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang di kantor  Satker Jalan Puri Anjasmoro, kemarin (23/11).

Meski demikian, lanjut Toni, pihaknya tetap menargetkan Bandara Internasional Ahmad Yani akan beroperasi pada Maret 2018. Pihaknya optimistis dengan progres yang sudah berjalan, direncanakan paket 3 akan selesai konstruksinya pada November 2018, paket 4 pada Mei 2019, sedangkan paket 5 pada Februari 2019.

“Dengan progres seperti itu dan target operasional Maret 2018, kami upayakan melakukan percepatan dan memenuhi minimum requirement atau syarat minimum. Syarat tersebut antara lain  1 dari 3 garbarata harus jadi,  gedung parkir 1 lantai, terminal kargo, masjid, gedung PKP-KP,” bebernya.

Airport Operation Department Head, Agus Sina, menambahkan, jumlah penumpang di Bandara Ahmad Yani saat ini setiap tahun terus berhambah.  Pada 2016 lalu, sudah menampung 4,22 juta penumpang, bertambah 15 persen dari tahun sebelumnya.

Untuk terminal baru nantinya seluas 58.652 m2 dan apron 72.522 m2 untuk 12 parking stand. Runway tetap menggunakan lokasi yang sama, yakni sepanjang 2.500 x 45 meter. Gedung terdiri atas 3 lantai dan berformat Eco Airport atau ramah lingkungan.

“Terminal baru memang lebih luas, akan bisa menampung 6 sampai 7 juta penumpang setiap tahun, diharapkan bisa melayani penumpang yang semakin bertambah,” tandasnya (dit/aro)