33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Mantan Dirut BPR BKK Bantah Keterangan Saksi

Kasus Tindak Pidana Kejahatan Perbankan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

KEBUMEN—Mantan Direktur PD BPR BKK Kebumen Budi Santoso, Kamis (24/11) kemarin, kembali dihadirkan di Pengadilan Negeri (PN) setempat. Dalam persidangan, terdakwa kasus perkara pencucian uang BPR BKK Kebumen itu, membantah  keterangan saksi Karsimin, yang pada perkara ini bertindak selaku  Direktur Pemasaran.

Keterangan saksi Karsimin dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Purwono. Karsimin menyebut bahwa pencairan kredit senilai Rp 13 miliar milik Giyatmo, menjadi tanggungjawab terdakwa selaku Direktur Utama.  Selain Karsimin, keterangan saksi Narmiyati dan Syukur juga dibacakan oleh JPU. Sedangkan saksi lain yang hadir di persidangan adalah Teuku Eri, Djatmiko, Reboa, dan Tedi Pardiyanto.

Kata terdakwa, permohonan pencairan kredit Giyatmo, Heri Surahman, Wismanto Subarkah, dan Muhammad Mulyanto, berada di bawah kendali Karsimin selaku Direktur Pemasaran.  Diteruskannya kredit tersebut—meski agunan tidak mengcover—karena jajaran direksi yang terdiri atas Karsimin, Syukur, dan Budi Santoso beserta Dewan Pengawas sepakat meneruskan.

“Pencairan kredit ini telah disepakati untuk diteruskan, meski saya telah mempertanyakan bahwa agunan tidak mengcover kredit,” kata terdakwa menjawab pertanyaan hakim Sapto Supriyono. Terdakwa Budi Santoso melanjutkan, “Meski dalam SOP, Dewan Pengawas mengetahui, namun dalam praktiknya Dewan Pengawas juga turut menyetujui agar kredit bisa dicairkan.”

Bagaimana dengan  keterangan empat saksi yang hadir? Keempatnya hanya mengungkap tanah maupun kendaraan yang digunakan Giyatmo sebagai  agunan. Artinya, keterangan keempatnya tidak berdampak langsung terhadap perkara terdakwa. Untuk itu, empat saksi hanya dimintai keterangan  singkat.

Seperti  diberitakan koran ini sebelumnya, Budi Santoso menjadi terdakwa kasus dugaan tindak pidana kejahatan perbankan dan pencucian terkait pencairan dana senilai Rp 13 miliar pada 2011 silam.

Budi didakwa melanggar pasal 49 A ayat (1) huruf a UU No 7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan UU No 10 Tahun 1998 dan atau dakwaan kedua pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Belakangan diketahui, Giyatmo melakukan pembayaran kredit ke BPR BKK Kebumen dengan uang hasil penipuan terhadap Hidayat warga Banyumas. Giyatmo sudah divonis bersalah atas penipuan dan uang Rp 8,7 miliar di BPR BKK. Uang tersebut sudah disita untuk dikembalikan kepada Hidayat. (jpg/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

AMURT Indonesia Kampanye Orang Tua Bacakan Buku Cerita Anak

Budaya baca di kalangan anak-anak boleh dibilang sangat rendah. Mereka lebih memilih bermain gadget ketimbang membaca buku cerita. Melihat fenomena itu, Ananda Marga Universal...

Hendi : Bergerak Bersama Konsep Terbaik Pengembangan Kota

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pencapaian yang dilakukan Kota Semarang selama ini tidak lepas dari peran masyarakat yang selalu Bergerak Bersama sesuai jargon pembangunan kota. Hal tersebut...

Mahasiswa IAIN Ponogoro Belajar Ilmu Falak di MAJT

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sebanyak 111 mahasiswa Jurusan Akhwal Syakhsiyah Fakultas Syari’ah IAIN Ponorogo, Jawa Timur dengan didampingi Dosen Ilmu Falak yakni Dr Nihayatur Rohmah...

Semangat Berkurban di Hari Raya Idul Adha

UMAT muslim Kota Semarang kemarin merayakan Hari Raya Idul Adha dengan menggelar salat Ied di lapangan, halaman kantor, termasuk di Masjid Agung Jawa Tengah...

PSI dan Demokrat Belum Penuhi Syarat

TEMANGGUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Temanggung sejak 17 Oktober hingga 15 November 2017 telah melakukan verifikasi pada 14 partai politik (parpol) calon...

Instansi Pemkot Diminta Hemat Energi dan Air

MAGELANG – Pemkot Magelang terus mengkampanyekan hemat energi dan air ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada. Salah satu cara untuk menyosialisasikan komitmen...