33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Jalan Penghubung Kabupaten Amblas

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

UNGARAN – Hampir separuh badan jalan Provinsi yang menghubungkan Kabupaten Semarang dengan Kabupaten Grobogan di Desa Karanglo Kecamatan Bringin amblas. Amblasnya jalan tersebut lantaran tumbangnya sebuah pohon yang ada di pinggir jalan yang menghubungkan dengan Kedungjati Kabupaten Grobogan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Kabupaten Semarang, Heru Subroto mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (22/11). Kondisi tersebut mengakibatkan pengguna jalan menjadi terganggu.“Karena yang hampir separuh badan jalan, sangat berbahaya bagi pengguna jalan,” ujar Heru, Kamis (23/11).

Dikatakannya, setelah ia mendengar informasi tersebut pihaknya langsung meluncur ke tempat kejadian.“Begitu dapat laporan kami langsung ke lokasi, karena jalur ini sangat vital,” katanya.

Dijelaskan Heru, adapun pohon yang tumbang tersebut berdiameter cukup besar. Sehingga akar pohon yang berada di bawah lapisan jalan mampu merusak aspal jalan. Untungnya tidak ada korban jiwa saat pohon tersebut tumbang. Selain itu pohon tidak tumbang ke arah jalan. Dijelaskan Heru, tumbangnya pohon tersebut diduga disebabkan derasnya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut.

Karena tanah tak mampu menampung air hujan dengan baik mengakibatkan akar pohon tidak mampu menyangga pohon itu sendiri. “Untung tumbangnya tidak diarah jalan, kalau di jalan otomatis proses evakuasinya membutuhkan waktu dan itu bisa melumpuhkan jalur vital tersebut,” katanya.

Jalur tersebut merupakan jalur vital bagi masyarakat di dua wilayah tersebut. banyak dari warga setempat yang memanfaatkan jalur tersebut untuk perlintasan sehari-hari. “Entah mau ke pasar atau apa, namun jalur ini jalur ramai,” katanya.

Adapun panjang jalan yang amblas yaitu 15 meter dan memiliki lebar 4 meter dengan kedalaman 2 meter. Kondisi tersebut juga sangat mengkhawatirkan saat malam hari karena minim penerangan jalan.

Dikhawatirkan, apabila tidak diberikan penanda, sangat membahayakan pengguna jalan. “Kalau tidak diberikan penanda dan gelap, apabila pengendara tidak tahu bisa terperosok,” ujarnya.

Lantaran status jalan tersebut adalah jalan provinsi, pihaknya telah meminta DPU Provinsi Jawa Tengah melalui Kepala BPBD Provinsi Jawa Tengah untuk segera diperbaiki. Agar tidak membahayakan pengendara, Polsek Bringin telah memasang police line di lokasi. “Kita mohon penanganan dari DPU Provinsi, sementara sudah kita beri pembatas jalan,” jelasnya.

Terhadap batang pohon besar tersebut untuk sementara dibiarkan teronggok di pinggir jalan. Petugas urung memotong lantaran kondisi cuaca masih hujan.“Pohon besar mau kita potong takutnya malah jatuh menutup sungai. Kalau penerangan tidak masalah, kebetulan dibawah lampu jalan,” katanya. Atas kondisi tersebut, pihaknya juga mengimbau masyarakat Kabupaten Semarang yang berada di wilayah dataran tinggi maupun lereng pegunungan untuk meningkatkan kewaspadaan.

Hal itu dikarenakan tingginya intensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Semarang beberapa bulan terakir. “Terutama longsor, sehingga bagi yang berada di lereng maupun wilayah dataran tinggi supaya waspada, apabila terjadi sesuatu segera melaporkan ke posko penanganan bencana terdekat,” tuturnya. (ewb/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Life Skills dalam Pembelajaran Biologi

RADARSEMARANG.COM - MENGEMBANGKAN Potensi peserta didik sebagai amanat Undang-Undang Republik Indonesia No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional  merupakan tugas yang tidak ringan...

Humas Jadi Pagar Betis Sebuah Lembaga

SEMARANG – Keberadaan bidang Hubungan Masyarakat (humas) di dalam sebuah lembaga saat ini hanya sebatas formalitas saja. Padahal humas merupakan garda depan untuk menjaga...

Ditunda Lagi, Perades Makin Tak Jelas

DEMAK- Komandan Banser Demak, Mustain mengaku kecewa dengan ditundanya seleksi perangkat desa (Perades) untuk kali keduanya. Menurutnya, penundaan tersebut justru membuat makin tidak jelas...

Raih Piala WTN 4 Tahun Berturut-Turut

SALATIGA - Kota Salatiga kembali memperoleh penghargaan Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) untuk keempat kalinya. Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada...

Gagalkan Transaksi, Bekuk Napi Pengendali

SEMARANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng berhasil menggagalkan transaksi narkoba di kawasan Kaligawe, Minggu (27/8). Dari penangkapan dua orang tersebut, petugas juga...

Optimistis Kualitas Atlet PPLOP Meningkat

SEMARANG – Seleksi program Pemusatan Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jateng telah digelar. Sebanyak 16 cabor PPLOP selama tiga hari kemarin memburu atlet-atlet...