33 C
Semarang
Selasa, 26 Mei 2020

Jalan Penghubung Kabupaten Amblas

Another

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

UNGARAN – Hampir separuh badan jalan Provinsi yang menghubungkan Kabupaten Semarang dengan Kabupaten Grobogan di Desa Karanglo Kecamatan Bringin amblas. Amblasnya jalan tersebut lantaran tumbangnya sebuah pohon yang ada di pinggir jalan yang menghubungkan dengan Kedungjati Kabupaten Grobogan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Kabupaten Semarang, Heru Subroto mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (22/11). Kondisi tersebut mengakibatkan pengguna jalan menjadi terganggu.“Karena yang hampir separuh badan jalan, sangat berbahaya bagi pengguna jalan,” ujar Heru, Kamis (23/11).

Dikatakannya, setelah ia mendengar informasi tersebut pihaknya langsung meluncur ke tempat kejadian.“Begitu dapat laporan kami langsung ke lokasi, karena jalur ini sangat vital,” katanya.

Dijelaskan Heru, adapun pohon yang tumbang tersebut berdiameter cukup besar. Sehingga akar pohon yang berada di bawah lapisan jalan mampu merusak aspal jalan. Untungnya tidak ada korban jiwa saat pohon tersebut tumbang. Selain itu pohon tidak tumbang ke arah jalan. Dijelaskan Heru, tumbangnya pohon tersebut diduga disebabkan derasnya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut.

Karena tanah tak mampu menampung air hujan dengan baik mengakibatkan akar pohon tidak mampu menyangga pohon itu sendiri. “Untung tumbangnya tidak diarah jalan, kalau di jalan otomatis proses evakuasinya membutuhkan waktu dan itu bisa melumpuhkan jalur vital tersebut,” katanya.

Jalur tersebut merupakan jalur vital bagi masyarakat di dua wilayah tersebut. banyak dari warga setempat yang memanfaatkan jalur tersebut untuk perlintasan sehari-hari. “Entah mau ke pasar atau apa, namun jalur ini jalur ramai,” katanya.

Adapun panjang jalan yang amblas yaitu 15 meter dan memiliki lebar 4 meter dengan kedalaman 2 meter. Kondisi tersebut juga sangat mengkhawatirkan saat malam hari karena minim penerangan jalan.

Dikhawatirkan, apabila tidak diberikan penanda, sangat membahayakan pengguna jalan. “Kalau tidak diberikan penanda dan gelap, apabila pengendara tidak tahu bisa terperosok,” ujarnya.

Lantaran status jalan tersebut adalah jalan provinsi, pihaknya telah meminta DPU Provinsi Jawa Tengah melalui Kepala BPBD Provinsi Jawa Tengah untuk segera diperbaiki. Agar tidak membahayakan pengendara, Polsek Bringin telah memasang police line di lokasi. “Kita mohon penanganan dari DPU Provinsi, sementara sudah kita beri pembatas jalan,” jelasnya.

Terhadap batang pohon besar tersebut untuk sementara dibiarkan teronggok di pinggir jalan. Petugas urung memotong lantaran kondisi cuaca masih hujan.“Pohon besar mau kita potong takutnya malah jatuh menutup sungai. Kalau penerangan tidak masalah, kebetulan dibawah lampu jalan,” katanya. Atas kondisi tersebut, pihaknya juga mengimbau masyarakat Kabupaten Semarang yang berada di wilayah dataran tinggi maupun lereng pegunungan untuk meningkatkan kewaspadaan.

Hal itu dikarenakan tingginya intensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Semarang beberapa bulan terakir. “Terutama longsor, sehingga bagi yang berada di lereng maupun wilayah dataran tinggi supaya waspada, apabila terjadi sesuatu segera melaporkan ke posko penanganan bencana terdekat,” tuturnya. (ewb/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

More Articles Like This

Must Read

Bantu Penuhi hak Anak

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo mengukuhkan pengurus Forum Anak Kreatif Wonosobo (Forkos) periode 2018-2020di Pendopo Wakil Bupati, Selasa (26/10). Dalam sambutannya...

Pameran Hasil Karya Siswa Akuntansi,  Apa Ya?

RADARSEMARANG.COM - Para siswa bahkan juga guru kadang kebingunan bila diminta  untuk mengikuti pameran Bidang Akuntansi.  Apa yang bisa atau harus ditampilkan? Karena Akuntansi...

RTH Publik Masih Kurang

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) publik di Kota Magelang masih minim. Keterbatasan lahan menjadi kendalanya. Kasi Pertamanan dan Penerangan Jalan Umum (PJU)...

Pasang Sensor Jembatan Rp 500 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang saat ini sedang memersiapkan pemasangan alat sensor yang berfungsi sebagai alat monitoring terhadap kelendutan jembatan. Hal itu,...

Mirna Peroleh Penghargaan WTP BPK

KENDAL—Bupati Kendal Mirna Annisa, menerima penghargaan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Jateng. Yakni berupa opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan hasil pemeriksaan...

Transaksi Elektronik Tol, Diberlakukan Bertahap

UNGARAN–Transaksi elektronik penuh akan dilakukan secara bertahap di tol Semarang–Solo. Sesuai Peraturan Menteri PUPR Nomor 16/ PRT/M/ 2017 sistem elektronisasi pembayaran tol ini bakal...