Grogi, Kerap Mengulang Kalimat Sama

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

MAGELANG– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Magelang mengumumkan enam juara Lomba Sinopsis bagi Siswa SD/MI Kota Magelang  2017 yang berlangsung di Gedung Kyai Sepanjang, pada 21-23 November 2017.

Nayla Zhafira Setyawan, siswa SD Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual), berhasil menjuarai lomba tersebut. Sedangkan Fauzil Adim Mahsum dari SD Negeri Potrobangsan 1, meraih juara dua. Disusul juara tiga, Silmina Hasna Azzahra dari SD Negeri Gelangan. Lantas, juara harapan satu hingga tiga, masing-masing diraih oleh Latifa Jasmine Indraswari, SD Negeri Tidar 1; Anjumizzuhri MA, SD Negeri Rejowinangun Selatan 4; dan Gendis Ayu Kinar dari SD Negeri Rejowinangun Selatan 2. Para pemenang mendapatkan trofi, uang pembinaan, dan piagam penghargaan.

Kepala Seksi Pengembangan Disperpusip Kota Magelang, Yuli Wijayanti, mengatakan, kegiatan ini diikuti sekitar 80 peserta dari berbagai sekolah. Per sekolah hanya diperbolehkan mengirim maksimal lima delegasi.  Teknis pelaksanaan lomba, para peserta dibagi menjadi dua kelompok. Pada hari pertama dan kedua, 40 peserta tampil di depan juri. “Hari ketiga masuk babak final,” katanya yang juga Ketua Panitia Lomba Sinopsis, kemarin.

Yuli menyebut, lomba sinopsis diadakan untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan menulis siswa SD se-Kota Magelang. Sebelumnya, ia telah menggelar lomba serupa untuk tingkat SMP/MTs.   “Pendaftaran dilaksanakan secara gratis,” kata Yuli  mewakili Kepala Disperpusip Kota Magelang, Sri Rohmiati.

Para peserta harus mengikuti ketentuan lomba. Yakni, menyampaikan sinopsis secara lisan sesuai pilihan materi yang sudah ditentukan. “Materi ditentukan dengan sistem undian.” Pantauan koran ini, beberapa penampil terlihat grogi di atas panggung, sehingga kurang lancar dalam menyampaikan materinya. Kadang, juga terjadi pengulangan kalimat yang sama. Selain itu, para peserta juga kurang berekspresi.

Salah seorang pendamping peserta dari SD Negeri Wates 4, Yusuf menjelaskan, motivasi pihaknya mengikuti lomba, tak semata-mata memburu hadiah. Justru lomba dijadikan alternatif pendidikan untuk mengasah mental siswa.  (mg3/put)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -