33 C
Semarang
Sabtu, 11 Juli 2020

Grogi, Kerap Mengulang Kalimat Sama

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

MAGELANG– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Magelang mengumumkan enam juara Lomba Sinopsis bagi Siswa SD/MI Kota Magelang  2017 yang berlangsung di Gedung Kyai Sepanjang, pada 21-23 November 2017.

Nayla Zhafira Setyawan, siswa SD Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual), berhasil menjuarai lomba tersebut. Sedangkan Fauzil Adim Mahsum dari SD Negeri Potrobangsan 1, meraih juara dua. Disusul juara tiga, Silmina Hasna Azzahra dari SD Negeri Gelangan. Lantas, juara harapan satu hingga tiga, masing-masing diraih oleh Latifa Jasmine Indraswari, SD Negeri Tidar 1; Anjumizzuhri MA, SD Negeri Rejowinangun Selatan 4; dan Gendis Ayu Kinar dari SD Negeri Rejowinangun Selatan 2. Para pemenang mendapatkan trofi, uang pembinaan, dan piagam penghargaan.

Kepala Seksi Pengembangan Disperpusip Kota Magelang, Yuli Wijayanti, mengatakan, kegiatan ini diikuti sekitar 80 peserta dari berbagai sekolah. Per sekolah hanya diperbolehkan mengirim maksimal lima delegasi.  Teknis pelaksanaan lomba, para peserta dibagi menjadi dua kelompok. Pada hari pertama dan kedua, 40 peserta tampil di depan juri. “Hari ketiga masuk babak final,” katanya yang juga Ketua Panitia Lomba Sinopsis, kemarin.

Yuli menyebut, lomba sinopsis diadakan untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan menulis siswa SD se-Kota Magelang. Sebelumnya, ia telah menggelar lomba serupa untuk tingkat SMP/MTs.   “Pendaftaran dilaksanakan secara gratis,” kata Yuli  mewakili Kepala Disperpusip Kota Magelang, Sri Rohmiati.

Para peserta harus mengikuti ketentuan lomba. Yakni, menyampaikan sinopsis secara lisan sesuai pilihan materi yang sudah ditentukan. “Materi ditentukan dengan sistem undian.” Pantauan koran ini, beberapa penampil terlihat grogi di atas panggung, sehingga kurang lancar dalam menyampaikan materinya. Kadang, juga terjadi pengulangan kalimat yang sama. Selain itu, para peserta juga kurang berekspresi.

Salah seorang pendamping peserta dari SD Negeri Wates 4, Yusuf menjelaskan, motivasi pihaknya mengikuti lomba, tak semata-mata memburu hadiah. Justru lomba dijadikan alternatif pendidikan untuk mengasah mental siswa.  (mg3/put)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Diujicobakan pada Tikus Putih, Tunggu Izin dari BPOM

Batang pohon pisang dan pare yang usai dipanen, biasanya dibuang begitu saja. Tapi di tangan mahasiswa Untidar, limbah tersebut bisa menjadi obat luka. Seperti...

Tasripah Bertahan di Rumah Hampir Roboh

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Nenek Tasripah, 65, bersama 4 cucunya tetap bertahan di rumah yang hampir roboh di Kelurahan Kandang Panjang RT 04/RW 09 Pekalongan...

Aksi Keren Disc Jockey Tanah Air

SEMARANG-Kehebatan musisi Disc Jockey (DJ) Indonesia meracik musik ditunjukkan melalui pergelaran Authenticity #Lokalitukeren, di E-Lounge, E-Plaza Semarang, Jumat (21/7) malam kemarin. Event tourshow ini menghadirkan empat...

Gerindra Siapkan 65.706 Saksi

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - DPD Partai Gerindra Jateng telah menyiapkan sebanyak 65.706 saksi untuk mememantau jalannya PIlgub Jateng 27 Juni mendatang. Hal ini disampaikan Ketua...

GLS di Sekolah Pinggiran: Antara Harapan dan Kenyataan

RADARSEMARANG.COM - GERAKAN Literasi Sekolah (GLS) adalah upaya menyeluruh yang melibatkan semua warga sekolah (guru, peserta didik, orang tua/wali murid) dan masyarakat, sebagai bagian...

Satu Jamaah Haji Meninggal di Makkah

SALATIGA – Satu dari 213 jamaah haji Kota Salatiga pada tahun 1438 H/2017 meninggal dunia di tanah suci. Sementara itu, satu orang jemaah haji...