33 C
Semarang
Kamis, 6 Agustus 2020

Cekcok, “Bom” Meledak

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

TEMANGGUNG—Pada Rabu (22/11) malam, sekitar pukul 23.00, warga Dusun Pandesari RT  03 RW 08 Kelurahan Parakan Wetan, Kecamatan Parakan, Temanggung, dikejutkan dengan suara ledakan mirip bom. Getaran ledakan menyebabkan kaca di rumah rumah kos yang dihuni sepasang kekasih bernama  Khaerudin, 27, dan  Sutiyah, 37, hancur berkeping-keping.

Ledakan pada malam hari itu juga menyebabkan  kerusakan di bagian plafon,  genteng, jendela, dan lantai rumah. Khaerudin dan Sutiyah pun mengalami luka serius. Ledakan juga menyebabkan tetangga kos Khaerudin-Sutiyah mengalami luka. Yakni, Dani Prasmawati.

Apa penyebab ledakan dahsyat itu? Ternyata, bermula dari “perang mulut” antara Khaerudin dan kekasihnya,  Sutiyah.  Khaerudin, warga pendatang asal Desa Tamanrejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal. Sedangkan   Sutiyah, asli  Dusun Domangan, Desa Tuksari, Kecamatan Parakan.

Keduanya sepasang kekasih yang sama-sama tinggal di rumah kos tersebut.  Timbulnya ledakan, bermula saat Khaerudin cekcok dengan Sutiyah.  Karena emosi, Sutiyah membanting karung berisi serbuk mercon milik Khaerudin. Ia  membeli  serbuk mercon 0,5 kilogram untuk memproduksi mercon pada  Lebaran 2017 lalu. Ia membelinya dari seorang teman.

Serbuk mercon yang saat ini berada di kamar kosnya, merupakan sisa produksi pada Lebaran  lalu. Ia menyimpannya di dalam karung bersama kabel-kabel bekas.

Dani Prasmawati, saksi mata yang juga tetangga kos Khaerudin-Sutiyah menuturkan, ia  melihat keduanya tengah cekcok.  Khaerudin dikejar oleh Sutiyah. Khaerudin lantas lari dan masuk ke dalam kamar saksi.

“Khaerudin membuka paksa kamar saya, mengetuk pintu, langsung masuk kamar saya minta tolong. Lalu, Sutiyah ikut masuk,  sambil membawa karung berisi obat mercon membanting-banting hingga empat kali, hingga meledak,” akunya.

Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo menjelaskan, karena dibanting-banting oleh Sutiyah, serbuk mercon meledak. Ledakan bahan peladak itu menyebabkan getaran kencang. Akibatnya, selain kerusakan rumah, Khaerudin dan Sutiyah juga menderita luka bakar. Mata saksi  Dani Prasmawati pun, terkena benda akibat ledakan.

Atas kejadian itu, Kamis (23/11)  pagi kemarin, Tim Penjinak Bom Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Jateng dan Laboratorium Forensik (Labfor) Cabang Semarang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ledakan. Rumah kos korban sudah dipasangi police line.

AKBP Maesa Soegriwo melanjutkan, berdasarkan keterangan dokter, Khaerudin dan Sutiyah terkena serpihan pasir atau bubuk mercon. “Korban juga  terkena panas atau api, sehingga kulitnya melepuh.” Korban juga mengalami  luka lecet di sekujur tubuhnya.  Saat ini keduanya dirawat di  PKU Muhammadiyah Parakan. (san/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sistem IT di Pemkab Rawan Serangan Hacker

WONOSOBO—Keamanan sistem informasi pemerintah daerah menjadi perhatian serius Dinas Komunikasi dan Informatika Wonosobo. Untuk itu, Dinas Kominfo dan Badan Kepegawaian Daerah memberikan pelatihan khusus...

Sampaikan Pesan dengan Sanepo

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kota Semarang kehilangan salah satu putra kebanggaannya, Darmato Jatman. Penyair yang akrab dengan sapaan Darmanto JT tutup usia dalam usia 75 tahun,...

Terjunkan 2.593 Petugas

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonosobo bakal menerjunkan 2.593 petugas untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk Pilgub Jateng...

Terima Bingkisan dan THR

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN)  Kodim 0705/Magelang bisa tersenyum bahagia. Pasalnya, mereka telah menerima bingkisan Hari Raya Idul Fitri 1439 H...

Gerindra Tunggu Hasil Survei

SEMARANG - Partai Gerindra belum memastikan nama yang bakal diajukan dalam bursa Pilgub Jateng 2018 mendatang. Saat ini, hanya ada dua nama yang masuk...

Korek Cucu Bakar Rumah Kakek

WONOSOBO–Rumah tinggal milik Nur Kotib Al Sajidin, 60, warga Dusun Bomerto RT 4/RW 1 Desa Bomerto, Wonosobo, Senin (5/6) siang, dilalap si jago merah....