33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Undip Tingkatkan Daya Saing Lulusan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) kini telah memiliki skema pengaturan bersama untuk profesi insinyur dan arsitek. Skema yang dikenal dengan Mutual Recognition Arrangements (MRAs) ini merupakan kesepakatan negara-negara ASEAN untuk saling mengakui sertifikasi insinyur dan arsitek.

Diplomat Ahli Utama Kementerian Luar Negeri, Foster Gultom, menyampaikan bahwa insinyur dan arsitek didorong untuk berpartisipasi memanfaatkan MRAs yang terwujud dalam sertifikasi ASEAN Chartered Professional Engineer dan ASEAN Architect. MRAs ini bertujuan untuk memfasilitasi tenaga kerja profesional Indonesia agar mampu bersaing dengan tenaga kerja profesional ASEAN lainnya.

“Perlu diketahui, bahwa angka kepemilikan sertifikasi dari Indonesia merupakan yang tertinggi dibandingkan negara ASEAN lainnya seperti Malaysia dan Thailand,” ujarnya disela kegiatan Membumikan Masyarakat Ekonomi ASEAN: Skema MRA untuk Meningkatkan Daya Saing Insinyur Indonesia di Dekanat Teknik Undip, Tembalang, Rabu (22/11).

Di Indonesia sendiri, lanjut dia, pemilik sertifikasi ini telah mencapai 972 insinyur dan 151 arsitek. Sedangkan di Malaysia, hanya 351 insinyur dan 39 arsitek. Sementara Thailand memiliki jumlah lebih kecil yakni 119 insinyur dan 26 arsitek.

Bentuk dorongan kepada para arsitek dan insinyur ini salah satunya adalah Coaching Clinic. Hal ini, untuk mempermudah peserta dalam mempraktekkan pengajuan sertifikasi ASEAN.

“Kita sadari bahwa potensi pembangunan di Asia Tenggara ini sangat besar, yang tentunya membutuhkan tenaga terampil. Nah ini harus digunakan dengan baik, dalam hal ini khususnya bagi insinyur dan arsitek,” jelasnya.

Dekan Fakultas Teknik Undip, Agung Wibowo, mengatakan bahwa UNDIP sendiri telah menyiapkan Program Studi Profesi Insinyur guna meningkatkan daya saing insinyur Indonesia.

“Indonesia, kini masih menjadi salah satu negara yang memiliki rasio jumlah sarjana teknik per total populasi terendah di kawasan Asia,” katanya.

Wakil Rektor Akademis dan Kemahasiswaan Prof Muhammad Zainuri, DEA menyebutkan, kegiatan ini untuk merangkai kerjasama internasional dalam hal studi profesional. Pada tahun 2018, kerjasama tersebut mengerucut pada kompetensi bidang keilmuan sesuai tema Undip menjadi world class university yang ditopang oleh seluruh fakultas di Undip.

Kepala bidang perekonomian jateng Endi F Efendi mewakili Gubernur Jateng menuturkan, bahwa investasi di ASEAN telah dilirik pasar global dan regional. Oleh karena itu peningkatan di berbagai sektor harus dipenuhi seperti SDM yang bermutu, bahan baku yang tersedia dan kerja sama sumbangsih dari semua pihak dari pemerintah, universitas dan mahasiswa untuk mencapai program MEA. (tsa/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Peradi Bentuk LPPH untuk Bantuan Hukum Gratis

SEMARANG - DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Semarang pimpinan Theodorus Yosep Parera akan mendirikan Lembaga Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (LPPH) di organisasi profesinya. Hal...

Komunitas Orangtualogy Ajak Anak Menanam Padi

SEMARANG - Semakin maraknya gadget akibat kemajuan teknologi membuat anak-anak kehilangan media bermain dan belajar yang menyenangkan. Apalagi bagi mereka yang tinggal di perkotaan,...

Duta Generasi Berencana

RADARSEMARANG.COM - BELLA Vican Wahyuningsyah berhasil meraih posisi winner up di ajang Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Jawa Tengah tahun lalu. Mahasiswi Jurusan Keperawatan,...

Popnas, Okupansi Hotel Capai 80 Persen

SEMARANG – Digelarnya Pekan Olah Raga Pelajar Nasional (Popnas) XIV 2017 di Jawa Tengah membawa angin segar bagi perhotelan yang ada di Semarang. Hotel-hotel...

Pemeran Film Night Bus Sapa Penonton Platinum Cineplek Magelang

Pemutaran film Night Bus garapan sutradara Emil Heradi di Platinum Cineplex Magelang menuai pujian. Terlebih, 5 pemeran penting dalam film tersebut hadir menyapa penggemarnya,...

Optimalisasi Layanan, Satlantas Luncurkan Samsat Siaga

MAGELANG - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Magelang Kota mengoptimalisasi layanan pajak kendaraan kepada warga dengan program Samsat Siaga. Program tersebut diwujudkan dengan mobil...