33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Redam Lini Depan PSMS

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

BANDUNG – PSIS Semarang hanya memiliki waktu tiga hari untuk mempersiapkan diri menghadapi laga semifinal Liga 2 versus PSMS Medan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) 25 November besok.

Selain fokus mempersiapkan timnya, head coach PSIS, Subangkit mengaku juga terus mempelajari kekuatan tim berjuluk Ayam Kinantan. Tim besutan coach Djajang Nurdjaman itu bakal menjadi musuh yang alot bagi tim berjuluk Mahesa Jenar.

Subangkit ditemui kemarin mengatakan, PSMS memiliki sederet pemain depan yang cukup berbahaya dan terbukti haus gol. Mereka adalah Made Wirahadi, Frets Listanto, Eliazer Elthon Maran, dan Dimas Drajad.

“Beberapa pemain baru didatangkan di transfer window terakhir babak 16 besar lalu seperti Made Wirahadi dan Eliazer Elthon Maran yang mampu memberikan perubahan di permainan lini depan mereka,” kata Subangkit.

Oleh karena itu Mahesa Jenar wajib ekstra waspada menghadapi PSMS di empat besar mendatang. Kuartet lini belakang PSIS yang di beberapa pertandingan lalu sempat kehilangan fokus tidak boleh terjadi lagi di laga lawan PSMS.

“Di beberapa pertandingan termasuk babak delapan besar kemarin anak-anak sempat kehilangan fokus terutama di skema bertahan. Itu tidak boleh terjadi lagi di babak krusial seperti semifinal besok,” sambungnya.

Lawan PSMS besok, tim Mahesa Jenar kembali bisa menggunakan tenaga center bek M Rio Saputro yang sudah kemmbali dari hukuman akumulasi kartu. Namun di pos tersebut, Ali Khumaedi juga mampu tampil trengginas ketika diturunkan lawan PSPS kemarin.

“Yang tidak bisa bermain lawan PSMS hanya Ahmad Agung karena hukuman akumulasi kartu. Namun tidak masalah di pos breaker kami masih punya Ruud Gullid, Saddam Sudarma dan juga Adit Wafa,” tambah Subangkit.

Sementara tim Mahesa Jenar kemarin telah mendaptkan kepastian jadwal babak semifinal yang akan digelar di GBLA 25 November. Haudi Abdillah dkk akan melakoni laga versus PSMS pukul 15.00 WIB.

“Sedangkan laga Persebaya versus Martapura FC akan digelar malam harinya. Kemudian partai final dan perebutan juara ketiga akan digelar di GBLA pada 28 November 2017,” sambung General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Berbuka Puasa Bersama Muslim Indonesia di Masjid Makau

Masjid satu-satunya di Makau hangat, terbuka, dan menjadi jujukan bagi pekerja Indonesia yang belum punya gambaran akan melakukan apa di sana. Pekan lalu wartawan...

Pertahankan Eksistensi Pasar Tradisional

DEMAK- Keberadaan pasar tradisional tetap dibutuhkan masyarakat. Sebab, dengan pasar inipula, interaksi warga yang berbelanja dapat terjalin dengan baik. Dengan demikian, pemerintah terus berupaya...

Dies Natalis Unisbank, Ruth Sahanaya Memukau

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Salah satu diva Indonesia, Ruth Sahanaya sukses membangkitkan kenangan alumnus Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang, dalam puncak acara Dies Natalis Unisbank ke-50, Sabtu malam...

Harus Tingkatkan Kualitas Pendidikan

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melantik dan mengambil sumpah ratusan pejabat pengawas Pemprov Jateng, di Wisma Perdamaian (Wisper), Selasa (2/5) kemarin. Beberapa...

Harus Tunda Pesta

BANDUNG- PSIS harus menunda kepastian lolos ke kompetisi kasta tertinggi musim depan setelah kalah 2-0 atas PSMS pada babak semifinal Liga 2 yang digelar...

Perpustakaan Sekolah Dipenuhi Buku Paket

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Perpustakaan sekolah ternyata masih didominasi buku-buku paket hingga 90 persen dan minim buku non paket. Padahal, dalam UU nomor 43 tahun 2007 tentang...