Beranda Jateng Kendal Bupati Mirna Serahkan 56.333 Kartu Tani

Bupati Mirna Serahkan 56.333 Kartu Tani

Others

KENDAL–Bupati Kendal, Mirna Anissa menyerahkan 56.333 kartu tani kepada para petani di wilayah Kendal. Penyerahan kartu ini, dilakukan secara simbolis di Desa Lumansari Kecamatan Gemuh Kendal, Selasa petang (21/11) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut Mirna mengatakan bahwa selain sebagai kartu ATM (Anjungan Tunai Mandiri), kartu tani tersebut bisa juga digunakan untuk membeli pupuk yang lebih murah, karena mendapatkan subsidi dari pemerintah dan lebih murah dibandingkan di pasaran. “Saya sangat mengapresiasi langkah pemerintah pusat ataupun provinsi yang telah membantu meringankan beban petani yang ada di Kendal,” katanya usai memberikan kartu tani tersebut.

Dengan kartu tani, katanya, para petani bisa terhindar dari permainan harga pupuk yang dilakukan distributor hingga menjadi masalah bagi para petani. Dengan kartu tani itu pula, memudahkan para petani untuk mendapatkan pupuk sesuai kebutuhan. “Sistemnya mirip ATM, sehingga tidak mungkin ada kecurangan atau permainan dari penjual pupuk,” ucapnya.

Setiap petani yang telah mendapatkan kartu tani, lanjut Mirna, akan mendapatkan jatah pupuk sesuai dengan jenis tanaman, kebutuhan dan luasan lahan yang dimilikinya. Namun petani tidak bisa membeli pupuk bersubsidi melebih jatah yang diberikan, sehingga cara tersebut lebih adil untuk mencegah adanya kelangkaan pupuk. “Saya harap, kartu ini bisa bermanfaat dan digunakan sebaik mungkin oleh petani guna mendongkrak sektor pertanian dan perekonomian yang ada di Kendal,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Diyahning Budiarti, menuturkan bahwa jumlah petani Kendal yang mendapatkan kartu tani sekitar 57.825 orang. Namun yang mendapat kartu tani,  baru 56.333 orang. “Kekurangannya menunggu hasil verifikasi dan secepatnya akan diberikan kepada petani yang belum mendapatkan,” tambahnya.

Diyah juga menjelaskan bahwa kartu tani tersebut untuk meningkatkan produktivitas hasil tani dan mensejahterakan petani. Apalagi pupuk yang digunakan adalah pupuk subisidi bantuan dari pemerintah dan kementrian pertanian, sehingga harganya jauh lebih murah. “Untuk jumlah pupuk subsidi yang diberikan petani Kendal, per tahunnya untuk jenis urea sebanyak 27.500 ton, SP 36 sebanyak 5.200 ton, ZA sebanyak 8.400 ton, MPK sebanyak 13.500 ton, dan organik sebanyak 5.000 ton,” ucapnya.

Tekait jumlah lahan pertanian, Diyah mengaku jika saat ini di areal lahan pertanian di Kendal mengalami penyusutan setelah terkena pembangunan jalan tol, Kawasan Industri Kendal (KIK), hingga double track rel kereta api (KA). “Dulu luasnya sekitar 25.989 hektare. Tapi data tersebut sebelum ada jalan tol,  dan KIK. Jadi kemungkinan berkurang. Kami masih mendata ulang. Mayoritas masih areal persawahan, tembakau dan jagung,” bebernya.

Asisten Manager Bisnis Mikro BRI Kantor Cabang Kendal, Ansori menambahkan jika sistem penggunaan kartu tani di Kendal atau Jawa Tengah, harus memiliki saldo di tabungan BRI, pembeliannya sendiri menggunakan kartu tani yang bisa digunakan untuk ATM. “Jadi petani harus menabung terlebih dahulu di BRI, baru kartu tani bisa digunakan untuk membeli pupuk, tinggal gesek saja,” ujarnya. (den/bis/ida)

Stay Connected

12,286FansSuka
35PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest News

Semut Raksasa

Related News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here