31 C
Semarang
Rabu, 25 November 2020

Wali Kota dan DPRD Terancam Tidak Gajian

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

SALATIGA – Rapat paripurna penandatangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Salatiga yang digelar DPRD kembali gagal dilaksanakan, Senin (20/11). Penyebabnya masih sama, anggota dewan tidak kuorum. Jika tidak juga disahkan, wali kota dan anggota DPRD bakal tidak menerima gaji pada 2018.

Suasana paripurna sempat memanas kala salah satu anggota DPRD Budi Santoso memilih keluar. Ia menuding kegagalan ini karena tidak adanya komunikasi dan keharmonisan antara eksekutif dan legislatif.

Kali ini, dewan yang tidak hadir berbeda dengan yang absen dalam rapat sebelumnya. Rapat yang dijadwalkan pukul 09.30 WIB, dilaksanakan mulai sekira pukul 10.00 WIB. Sampai dengan dilaksanakan paripurna, yang hadir dalam persidangan hanya 12 orang anggota dewan, kurang dibandingkan persyaratan sahnya rapat yakni 17 anggota dewan.

Akibat belum kuorum, pimpinan rapat yakni ketua DPRD Teddy Sulistio meminta pendapat para anggota dewan lainnya. Budi Santoso, anggota fraksi PKS, meminta dilakukan komunikasi antara eksekutif dan legislatif. Paparan dari Budi Santoso langsung dipotong oleh ketua rapat untuk mempertanyakan usulan konkret Budi terhadap kelanjutan rapat paripurna. “Saya usul untuk break dan saya keluar dari rapat ini,” ujar Budi dan langsung berjalan keluar ruangan.

Setelah beberapa usulan, akhirnya disepakati paripurna yang dihadiri Wali Kota Yuliyanto dan jajaran OPD itu untuk diistirahatkan. Saat itu, Teddy kembali ke ruang kerjanya dan kemudian meninggalkan kantor DPRD. Sejumlah anggota dewan berkumpul dan melakukan lobi. Hal sama dilakukan wali kota dan jajarannya.

Selang beberapa saat, sejumlah anggota DPRD yang senior pergi meninggalkan kantor. Dari informasi yang diterima, mereka bermaksud menemui ketua DPRD. Namun hingga siang sekitar pukul 14.00, belum ada kejelasan mengenai kelanjutan rapat paripurna. Belakangan Wakil Ketua DPRD Fathur Rahman menyatakan jika paripurna ditunda karena Teddy Sulistio tidak enak badan.

Berdasarkan regulasi yang berlaku, jika RPJMD ini tidak disahkan maka ada sanksi yang harus ditanggung para pejabat politik yakni tidak gajian selama tiga bulan. Hal itu mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri no 86 tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD dan RPJMD serta tata cara perubahan RPJPD, RPJMD dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah. “Jika tidak ada kesepakatan, maka mereka tidak mendapatkan gaji selama tiga bulan dan bukan ditunda,” jelas Kabag Hukum Setda Salatiga Ardiyantara.

Jika RPJMD tidak disahkan, maka APBD kemungkinan akan molor lagi. Dan jika sampai akhir November tidak disahkan, maka sanksi lainnya adalah tidak gajian lagi selama enam bulan. Dengan kata lain, jika tidak ada kesepakatan, maka seluruh anggota DPRD dan Wali Kota serta Wawali tidak akan menerima gaji selama 9 bulan ke depan. (sas/ton)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...