33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

TNI Dukung Program SUSU

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG-Kodam IV/Diponegoro mendukung suksesnya program penghijauan, mengerahkan 1.000 personel pada acara Bakti Penghijauan Sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) KORPRI ke-46, di lapangan Meteseh, Semarang (20/11/2017). Para prajurit dikerahkan untuk mendukung program Tanam dan Pelihara SUSU (Sak Uwong Selawe Uwit) selawase urip.

Pada penanaman pohon kali ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHP), Kodam IV/Diponegoro dan Pengurus KORPRI Jawa Tengah, menanam 5.000 batang pohon dari total bibit 12.000 batang pohon.
“Semoga berkah dan manfaat bagi semua,” kata Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Wuryanto SSos, MSi melalui Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Bhakti Agus Fadjari SIP pada acara Bakti Penghijauan di lapangan Meteseh, Semarang (20/11/2017).

Dalam amanat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya yang dibacakan Direktur Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung pada Ditjen Pengendalian DAS dan Hutan Lindung, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Herudoyo Ciptono, MP mengatakan bahwa target rehabilitasi hutan dan lahan kritis pada RPJMN tahun 2015-2019 adalah seluas 5,5 juta hektare. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui APBN tahun 2015 sampai dengan 2017 hanya dapat merehabilitasi hutan dan lahan kritis seluas 200.000 hektar/etahun.

“Untuk mencapai target rehabilitsi hutan dan lahan sesuai yang ditetapkan, diperlukan kerjasama para pihak, di antaranya masyarakat, corporate social responsibility (CSR) perusahaan, instansi pusat daerah, ormas, mahasiswa, dan lainnya.

Khusus Jawa Tengah, imbuhnya, disediakan 4 persemaian permanen di Kota Semarang, Kabupaten Brebes, Kabupaten Jepara, dan Kabupaten Karanganyar dengan kapasitas 1 juta bibit per persemaian permanen.
“Saat ini, Kementerian LHK sedang menggalakkan pembangunan hutan serba guna yaitu hutan yang menggabungkan fungsi lindung dan produksi berupa hutan tanaman yang tidak hanya menghasilkan kayu. Namun juga buah-buahan dan hasil ikutan lainnya dan jasa lingkungan, baik di kawasan hutan maupun di areal penggunaan lain,” tuturnya.

Menteri mengajak kepada seluruh masyarakat Provinsi Jawa Tengah untuk melaksanakan gerakan tanam 25 pohon selama hidup. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang diwakili Wagub Heru Sudjatmoko menyampaikan imbauan Presiden RI, Joko Widodo tentang gerakan Tanam dan Pelihara, minimal SUSU yaitu Sak Uwong Selawe Uwit, Selawase Urip. Itu sebagai kelanjutan program penanaman One Man One Tree tahun 2009 dan One Billion Indonesian Trees (OBIT) 2010.
Gubernur Jateng mengajak seluruh masyarakat untuk bisa menjadi pelopor dalam penanaman pohon dan memeliharanya. (hid/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tempat Ekspresi Berbagai Komunitas Anak Muda

SEMARANG- Pemkot Semarang memberi fasilitas tempat berekspresi berbagai komunitas anak muda melalui Loop Arena di GOR Tri Lomba Juang (TLJ). Sarana olah raga tersebut...

Kades Simbangdesa : SDM Rendah Menjadi Lalai

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Setelah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Batang dugaan korupsi, Kepala Desa Simbangdesa, Eko Surya, beralasan bahwa faktor Sumber Daya Manusia...

Amankan Puluhan Preman dan Miras

SEMARANG - Puluhan preman jalanan diberbagai lokasi digaruk Aparat Polrestabes Semarang. Mereka terjaring operasi cipta kondisi sebagai bentuk pengamanan perayaan Natal dan menyambut tahun...

Polisi Mulai Selidiki Dancing Fountain

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Polres Magelang Kota mulai menyelidiki terhadap keberadaan air mancur menari atau dancing fountain yang terletak di Alun-alun Kota Magelang. Penyelidikan ini...

Gandeng BPK Lakukan Audit

SEMARANG - Kasus skandal dugaan pencurian, penggelapan hingga korupsi Bus Rapid Transid (BRT) di Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang terus dilakukan penelusuran oleh...

Satu Siswa Tak Ikut Ujian

MAGELANG - Dari 33.129 siswa peserta ujian nasional (unas) di 216 SMK negeri/swasta se-eks Karesidenan Kedu, 1 orang siswa tidak bisa ikut ujian hari...