33 C
Semarang
Rabu, 21 Oktober 2020

Targetkan Adipura 2018

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

DEMAK – Pemkab Demak bekerja keras untuk mendapatkan piala Adipura pada 2018 mendatang. Hal ini ditegaskan Wabup Joko Sutanto dan Sekda dr Singgih Sutanto disela evaluasi Adipura 2017 yang berlangsung di Pendopo Kabupaten, kemarin.

Menurut Wabup Joko, daerah lain sudah berkali kali memperoleh Adipura, tapi Demak baru mendapat sertifikat Adipura. Artinya, tinggal selangkah lagi bisa meraih Adipura yang diidam-idamkan. “Kudus dan Pati itu sudah dapat Adipura Kencana. Artinya, sudah tiga kali berturut turut dapat Adipura. Karena itu, jika Demak bisa meraih status opini wajar tanpa pengecualian (WTP), maka 2018 harus bisa dapat Adipura,” ujarnya.

Untuk meraih itu, dibutuhkan partisipasi masyarakat. Sebagai wujud keseriusan untuk meraih Adipura ini, Pemkab Demak telah membeli lahan seluas 8 hektare untuk pengelolaan sampah atau tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.

Lahan seluas itu sedianya juga untuk wisata edukasi pengelolaan sampah. Dengan demikian, proses daur ulang sampah dapat dilakukan untuk menambah ekonomi warga. “Selain itu, banyak program yang kita jalankan, termasuk bersih bersih pasar serta penghijauan. 2018 harus dapat Adipura bagaimanapun caranya,” ungkap Wabup Joko.

Sekda dr Singgih Setyono MMR juga menyampaikan, bahwa semangat untuk meraih Adipura mulai sekarang terus ditularkan ke sekolah sekolah, guru dan murid. “Kalau Adipura nanti diperoleh, itu sebagai wujud kebanggaan bersama,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Demak, Agus Musyafa’ mengatakan, evaluasi Adipura diperlukan untuk mengetahui sejauhmana kekurangan yang terjadi saat penilaian Adipura 2017. “Dari hasil evaluasi ini dapat diketahui hambatan dan kendala serta bagaimana persiapan untuk menghadapi penilaian Adipura 2018 nanti,” ujar dia.

Kasi Evaluasi Direktorat Pengelolaan Sampah dan Limbah Kementerian Lingkungan Hidup, Vir Katrin menggungkapkan, pihaknya mengapresiasi semangat Pemkab Demak untuk meraih Adipura tersebut.

Menurutnya, tanpa ada keberlanjutan inovasi dan sistem maka Adipura sulit diraih. Sebab, kata dia, ada daerah yang sudah meraih Adipura namun setelah itu tidak mendapatkan lagi karena tidak adanya keberlanjutan dan inovasi. “Disinilah pentingnya penguatan partisipasi masyarakat. Mereka harus ikut terlibat. Camat dan kades jadi ujung tombaknya,” katanya disela paparan evaluasi penilaian Adipura kemarin.

Menurut dia, banyak komponen yang dinilai, termasuk keberadaan hutan kota, pasar, rumah sakit, TPA, inovasi pengelolaan sampah, dan lainnya. Penanganan sampah tidak semata kumpulkan, angkut dan proses di TPA. Namun, harus ada proses pemilahan dan pengomposan sampah. (hib/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...