33 C
Semarang
Sabtu, 4 Juli 2020

Eksiskan Tradisi Baca Alquran

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

KAJEN- Bupati Pekalogan, Asip Kholbihi, bersama lebih dari lima puluh ribu warga Kabupaten Pekalongan, Sabtu (17/11) kemarin, berkumpul di Alun-alun Kabupaten Pekalongan, untuk menggelar khataman Alquran dan doa untuk bangsa dalam acara Nusantara Mengaji. Seluruh jamaah yang hadir membaca Alquran secara serentak, dan mengkhatamkannya lebih dari seribu kali.

Khataman Alquran dimulai pukul 07.00 WIB, dan dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Penasehat Nusantara Mengaji, Kiai Ahsin Sako Muhammad. Selesai khataman  digelar wayang santri, didalangi oleh Ki Enthus Susmono yang juga Bupati Tegal.

Usai wayangan dilanjut dengan ‘Haflah Tilawah’, yang dilantunkan oleh tiga Qori juara International dari PTIQ Jakarta dan diakhiri dengan tausyiah dan orasi kebangsaan oleh Inisiator Nusantara Mengaji, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Deklarator Nusantara Mengaji, Ida Fauziyah, mengungkapkan bahwa khataman ini diharapkan bisa memberi inspirasi kepada masyarakat Pekalongan dan bangsa Indonesia agar senantiasa dekat dengan kitab sucinya.

Menurutnya Kabupaten Pekalongan sangat kental dengan tradisi mengaji yang dilakukan usai salat magrib di rumah masing-masing dan tradisi tersebut wajib dijaga agar tidak punah.

“Setelah acara ini, saya berharap warga Pekalongan semakin menjaga tradisi deres-nya, dengan mengaji di rumahnya masing-masing,” ungkap Ida.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, menyampaikan harapannya semoga kehadiran Cak Imin dan rombongan memberi manfaat khususnya untuk akselerasi dan dinamisasi pembangunan di Kabupaten Pekalongan.

Sementara itu, Inisiator Nusantara Mengaji, Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa gerakan Nusantara Mengaji dan mentradisikan semaan dan kajian Alquran di berbagai daerah, bertujuan untuk menguatkan bangsa dan negara.

Maka untuk itu pihaknya mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya warga Pekalongan untuk istiqomah memegang teguh Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja), agar rajut tali persatuan dan kesatuan bangsa dapat terjaga dengan baik.

“Insya Allah jika kita masih berpegang pada Islam Aswaja, maka kita akan tetap bersatu, tidak seperti negara-negara lain yang banyak terpecah seperti Rusia, Balkan dan lainnya,” tegas Cak Imin. (thd/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Strategi Pembelajaran Tingkatkan Prestasi Siswa

RADARSEMARANG.COM - KEMAMPUAN yang harus dimiliki guru adalah bagaimana merancang strategi pembelajaran yang sesuai dengan tujuan kompetensi yang akan di capai. Sehingga strategi pembelajaran...

Terus Kembangkan Seni dan Budaya

KENDAL - SDN 7 Boja Kecamatan Boja tergolong sekolah yang memiliki perhatian besar terhadap kesenian. Pasalnya, sekolah ini mempunyai  program pengembangan bakat di bidang...

Menanti Angpao di Hari Imlek

Oleh Dahlan Iskan Tentu saya tidak sabar menunggu waktu satu bulan. Saya sudah berusaha bersikap tenang. Saya tenang-tenangkan. Tapi sesekali tetap muncul kegelisahan. Ancaman kanker di...

Talud Sepanjang 250 M Ambrol

UNGARAN- Talud saluran irigasi sepanjang 250 meter di Desa Sendang, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang ambrol. Penyebab ambrolnya talud tersebut lantaran tingginya curah hujan dalam...

HARRIS Semarang Tanamkan Berbagi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Hotel HARRIS Semarang menyelenggarakan beragam kegiatan sosial selama Ramadan. Di antaranya, mengajak 15 anak yatim piatu dari Yayasan Darul Falah Al-Hasyimiyah dan 10...

Jelang Pilgup, PP Tunggu Intruksi Pusat

UNGARAN–Jelang Pilgub Jateng 2018, beberapa figur sudah melakukan pendekatan dengan ormas-ormas di Kabupaten Semarang. Sebagaimana diakui, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP)...