33 C
Semarang
Jumat, 14 Agustus 2020

Eksiskan Tradisi Baca Alquran

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KAJEN- Bupati Pekalogan, Asip Kholbihi, bersama lebih dari lima puluh ribu warga Kabupaten Pekalongan, Sabtu (17/11) kemarin, berkumpul di Alun-alun Kabupaten Pekalongan, untuk menggelar khataman Alquran dan doa untuk bangsa dalam acara Nusantara Mengaji. Seluruh jamaah yang hadir membaca Alquran secara serentak, dan mengkhatamkannya lebih dari seribu kali.

Khataman Alquran dimulai pukul 07.00 WIB, dan dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Penasehat Nusantara Mengaji, Kiai Ahsin Sako Muhammad. Selesai khataman  digelar wayang santri, didalangi oleh Ki Enthus Susmono yang juga Bupati Tegal.

Usai wayangan dilanjut dengan ‘Haflah Tilawah’, yang dilantunkan oleh tiga Qori juara International dari PTIQ Jakarta dan diakhiri dengan tausyiah dan orasi kebangsaan oleh Inisiator Nusantara Mengaji, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Deklarator Nusantara Mengaji, Ida Fauziyah, mengungkapkan bahwa khataman ini diharapkan bisa memberi inspirasi kepada masyarakat Pekalongan dan bangsa Indonesia agar senantiasa dekat dengan kitab sucinya.

Menurutnya Kabupaten Pekalongan sangat kental dengan tradisi mengaji yang dilakukan usai salat magrib di rumah masing-masing dan tradisi tersebut wajib dijaga agar tidak punah.

“Setelah acara ini, saya berharap warga Pekalongan semakin menjaga tradisi deres-nya, dengan mengaji di rumahnya masing-masing,” ungkap Ida.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, menyampaikan harapannya semoga kehadiran Cak Imin dan rombongan memberi manfaat khususnya untuk akselerasi dan dinamisasi pembangunan di Kabupaten Pekalongan.

Sementara itu, Inisiator Nusantara Mengaji, Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa gerakan Nusantara Mengaji dan mentradisikan semaan dan kajian Alquran di berbagai daerah, bertujuan untuk menguatkan bangsa dan negara.

Maka untuk itu pihaknya mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya warga Pekalongan untuk istiqomah memegang teguh Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja), agar rajut tali persatuan dan kesatuan bangsa dapat terjaga dengan baik.

“Insya Allah jika kita masih berpegang pada Islam Aswaja, maka kita akan tetap bersatu, tidak seperti negara-negara lain yang banyak terpecah seperti Rusia, Balkan dan lainnya,” tegas Cak Imin. (thd/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Petani Diimbau Ikut Asuransi Pertanian

UNGARAN–Tingginya debit hujan yang mengguyur Kabupaten Semarang beberapa bulan terakhir ini, menenggelamkan ratusan hektare sawah di tiga kecamatan. Antara lain Kecamatan Banyubiru, Kecamatan Ambarawa,...

Gudang Terbakar, Hitung Suara Dipindah

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Proses penghitungan suara pemilihan gubernur (pilgub) Jateng 2018 di tempat pemungutan suara (TPS) 07 Pasar Kliwon terpaksa dipindahkan ke kantor kelurahan setempat,...

Eksistensi Pudar, Berharap Karawitan Jadi Muatan Lokal

SEMARANG - Eksistensi kesenian karawitan mulai menghilang, seiring dengan generasi penerus yang semakin berkurang. Sebelumnya setiap sekolah menjadikan karawitan sebagai ekstrakurikuler (ekskul). Namun seiring...

Tutuk Klaim Libatkan 40 Terdampak BRT

SEMARANG - Meski sempat mendapat penolakan dari paguyuban sopir angkutan kota (angkot) dan Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Kota Semarang, Bus Rapid Transit (BRT) Trans...

Besaran SPP SMA/SMK Diserahkan Sekolah

SEMARANG - Pemerintah dinilai apatis terkait alih kewenangan SMA/SMK dari pemkab/pemkot ke pemprov. Mereka yang memutuskan ganti kewenangan, tapi tidak memikirkan dampaknya. Praktis, transisi...

Bupati Natsir Sidak USBN SD

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Bupati Demak HM Natsir kemarin melakukan sidak ujian ke sejumlah Sekolah Dasar (SD) dan Madrasarh Ibtidaiyyah (MI). Monitoring Ujian Sekolah Berstandar...