33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Eksiskan Tradisi Baca Alquran

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

KAJEN- Bupati Pekalogan, Asip Kholbihi, bersama lebih dari lima puluh ribu warga Kabupaten Pekalongan, Sabtu (17/11) kemarin, berkumpul di Alun-alun Kabupaten Pekalongan, untuk menggelar khataman Alquran dan doa untuk bangsa dalam acara Nusantara Mengaji. Seluruh jamaah yang hadir membaca Alquran secara serentak, dan mengkhatamkannya lebih dari seribu kali.

Khataman Alquran dimulai pukul 07.00 WIB, dan dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Penasehat Nusantara Mengaji, Kiai Ahsin Sako Muhammad. Selesai khataman  digelar wayang santri, didalangi oleh Ki Enthus Susmono yang juga Bupati Tegal.

Usai wayangan dilanjut dengan ‘Haflah Tilawah’, yang dilantunkan oleh tiga Qori juara International dari PTIQ Jakarta dan diakhiri dengan tausyiah dan orasi kebangsaan oleh Inisiator Nusantara Mengaji, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Deklarator Nusantara Mengaji, Ida Fauziyah, mengungkapkan bahwa khataman ini diharapkan bisa memberi inspirasi kepada masyarakat Pekalongan dan bangsa Indonesia agar senantiasa dekat dengan kitab sucinya.

Menurutnya Kabupaten Pekalongan sangat kental dengan tradisi mengaji yang dilakukan usai salat magrib di rumah masing-masing dan tradisi tersebut wajib dijaga agar tidak punah.

“Setelah acara ini, saya berharap warga Pekalongan semakin menjaga tradisi deres-nya, dengan mengaji di rumahnya masing-masing,” ungkap Ida.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, menyampaikan harapannya semoga kehadiran Cak Imin dan rombongan memberi manfaat khususnya untuk akselerasi dan dinamisasi pembangunan di Kabupaten Pekalongan.

Sementara itu, Inisiator Nusantara Mengaji, Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa gerakan Nusantara Mengaji dan mentradisikan semaan dan kajian Alquran di berbagai daerah, bertujuan untuk menguatkan bangsa dan negara.

Maka untuk itu pihaknya mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya warga Pekalongan untuk istiqomah memegang teguh Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja), agar rajut tali persatuan dan kesatuan bangsa dapat terjaga dengan baik.

“Insya Allah jika kita masih berpegang pada Islam Aswaja, maka kita akan tetap bersatu, tidak seperti negara-negara lain yang banyak terpecah seperti Rusia, Balkan dan lainnya,” tegas Cak Imin. (thd/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tingkatkan Kertrampilan Napi

PELAKU Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Asesoris Batik And Craft bersama Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang menggelar pelatihan untuk penghuni Lapas Wanita Bulu...

Marak, Pelanggaran Truk Kelebihan Muatan

TEMANGGUNG—Satlantas Polres Temanggung bersama Pengadilan Negeri (PN) dan Kejari menggelar razia bersama, sekaligus sidang di tempat. Razia terpusat di Jalan Suwadi Suwardi atau depan...

Pasar Gedawang Mirip ’Rumah Hantu’

SEMARANG - Masih banyak pasar mangkrak di Kota Semarang. Salah satunya Pasar Gedawang, Banyumanik. Sejak diresmikan 2005 silam, pasar yang dulunya dikelola oleh investor...

Setiap Touring Bawa Mekanik Andal

Para penggemar mobil jadul atau retro Kota Lunpia tergabung dalam Komunitas Retrocar Semarang. Mereka kerap menggelar touring dan bakti sosial. Seperti apa? M. HARIYANTO KOMUNITAS Retrocar...

PKB Jajaki Koalisi

SEMENTARA itu, dari Temanggung dilaporkan bahwa DPC PKB setempat resmi membuka pendaftaran atau penjaringan bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup)...

Di Kabupaten Pekalongan, UNBK Hari Kedua Lancar

RADARSEMARANG.COM, KAJEN–Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP Kabupaten Pekalongan pada hari kedua, Selasa (24/4) kemarin, berjalan lancar tanpa gangguan. Bahkan, kegiatan UNBK...