33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Eksiskan Tradisi Baca Alquran

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KAJEN- Bupati Pekalogan, Asip Kholbihi, bersama lebih dari lima puluh ribu warga Kabupaten Pekalongan, Sabtu (17/11) kemarin, berkumpul di Alun-alun Kabupaten Pekalongan, untuk menggelar khataman Alquran dan doa untuk bangsa dalam acara Nusantara Mengaji. Seluruh jamaah yang hadir membaca Alquran secara serentak, dan mengkhatamkannya lebih dari seribu kali.

Khataman Alquran dimulai pukul 07.00 WIB, dan dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Penasehat Nusantara Mengaji, Kiai Ahsin Sako Muhammad. Selesai khataman  digelar wayang santri, didalangi oleh Ki Enthus Susmono yang juga Bupati Tegal.

Usai wayangan dilanjut dengan ‘Haflah Tilawah’, yang dilantunkan oleh tiga Qori juara International dari PTIQ Jakarta dan diakhiri dengan tausyiah dan orasi kebangsaan oleh Inisiator Nusantara Mengaji, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Deklarator Nusantara Mengaji, Ida Fauziyah, mengungkapkan bahwa khataman ini diharapkan bisa memberi inspirasi kepada masyarakat Pekalongan dan bangsa Indonesia agar senantiasa dekat dengan kitab sucinya.

Menurutnya Kabupaten Pekalongan sangat kental dengan tradisi mengaji yang dilakukan usai salat magrib di rumah masing-masing dan tradisi tersebut wajib dijaga agar tidak punah.

“Setelah acara ini, saya berharap warga Pekalongan semakin menjaga tradisi deres-nya, dengan mengaji di rumahnya masing-masing,” ungkap Ida.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, menyampaikan harapannya semoga kehadiran Cak Imin dan rombongan memberi manfaat khususnya untuk akselerasi dan dinamisasi pembangunan di Kabupaten Pekalongan.

Sementara itu, Inisiator Nusantara Mengaji, Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa gerakan Nusantara Mengaji dan mentradisikan semaan dan kajian Alquran di berbagai daerah, bertujuan untuk menguatkan bangsa dan negara.

Maka untuk itu pihaknya mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya warga Pekalongan untuk istiqomah memegang teguh Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja), agar rajut tali persatuan dan kesatuan bangsa dapat terjaga dengan baik.

“Insya Allah jika kita masih berpegang pada Islam Aswaja, maka kita akan tetap bersatu, tidak seperti negara-negara lain yang banyak terpecah seperti Rusia, Balkan dan lainnya,” tegas Cak Imin. (thd/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kelapa Bercabang Dua Ditemukan di Gringsing

BATANG - Irsyad alias Doel warga RT 04 RW 01 Dukuh Sawangan Desa Sawangan Kecamatan Gringsing tidak menyangka bibit pohon kelapa hijau yang ditanamnya...

Tuntut Tunda Relokasi, Minta Tempat yang Sepadan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) Kelurahan Mlatiharjo, Kecamatan Semarang Timur meminta pemerintah memberikan tempat relokasi yang sesuai. Mereka cemas, hingga kini belum memiliki tempat....

UTI Pro Sesalkan Adanya Diskriminasi

SEMARANG - Universal Taekwondo Indonesia Profesional (UTI Pro) Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk memajukan olahraga taekwondo. Ketua UTI Pro Jateng Theodorus Yosep Parera juga akan memperjuangkan kedudukan para atlet binaannya...

Kapolres Minta Dukungan TNI

MAGELANG – Kepala Kepolisian Resor Magelang Kota yang baru, AKBP Kristanto Yoga D, Kamis (5/10) pagi, memimpin puluhan anggotanya untuk menggeruduk Markas Kodim 0705/Magelang....

Blog Ustad Somad Palsu Sebar Isu PKI

JawaPos.com - ULAH penyebar hoax yang membawa-bawa nama Islam makin meresahkan. Terutama para pelaku bisnis yang menjadi publisher dari iklan berbasis CPM (cost per...

Lapor Jalan Rusak Lewat Aplikasi SIPU

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang kembali melakukan inovasi dalam memantapkan diri sebagai smart city. Pemkot melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) meluncurkan sistem informasi berbasis...