33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Tetap Lanjutkan Program Alex Mendengar

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG-HM Saelany Machfudz telah resmi dilantik menjadi Wali Kota Pekalongan oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, di gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Minggu (19/11) kemarin. Bareng dengan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Cilacap yakni Tatto Suwarto Pamuji dan Syamsul Aulia Rahman. disaksikan Perwakilan Kementrian Dalam Negeri, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Provinsi Jateng, serta tamu undangan baik dari Kota Pekalongan maupun Kabupaten Cilacap.

Selain Wali Kota Pekalongan, Bupati dan Wakil Bupati Cilacap, juga dilakukan pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Kota Pekalongan dan Kabupaten Cilacap.

Usai pelantikan, wali kota beserta rombongan langsung menuju Kota Pelalongan dengan tujuan ziarah ke makam kedua orangtua dan eyang Saelany. Adalah pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Ribathul Muta’alimim Landungsari. Dan Senin (20/11) ini, digelar apel luar biasa dilanjutlan dengan tasyakuran.

Saelany kepada wartawan menegaskan bahwa selama dirinya memimpin akan terus melakukan budaya Alex Mendengar, intinya akan menyerap aspirasi masyarakat melalui berbagai momen. “Kanal informasi yang kami terapkan di Kota Pekalongan sejak awal kepemimpinan waktu itu bernama Alex Mendengar. Hal itu akan kami teruskan,” kata Saelany pasca pelantikan.

Karena itu, berbagai aspirasi masyarakat Pekalongan akan diserap secara terbuka dalam berbagai kesempatan saat bertemu dengan masyarakat. Program Alex Mendengar, tandasnya, sangat efektif sebagai media menyampaian informasi. Sebagaimana saat acara Sepeda Sehat K3, Ngaji Bareng Ulama Umaro, dan lainnya. Selain langsung dengan wali kota, juga bisa diperjelas oleh kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang bersangkutan. “Selain masyarakat menyampaikan aspirasi, pemerintah apabila memiliki informasi bisa disampaikan kepada masyarakat,” kata Saelany. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pabrik Mortar Invasi ke Semarang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PT Cipta Mortar Utama di bawah bendera Saint Gobain Group melakukan groundbreaking di Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Semarang, Jumat (20/4). Kehadiran pabrik...

Kenalkan Budaya Literasi ke Dunia Internasional

RADARSEMARANG.COM - MASYARAKAT memiliki keragaman budaya, budaya itu berasal dari kata budhi yang berarti akal, budaya masyarakat dibentuk karena kebiasaan (kecerdasan/akal) dan fasilitas alam...

Penderita Diabet Harus Kurangi Dosis Obat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Tidak lama lagi, umat muslim akan segera menjalani ibadah puasa. Tentunya, sejumlah persiapan pun dilakukan, khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik atau...

Dulu Dijual di Alun-Alun Johar

Terasa ngangeni untuk disantap. Sebut Petis Bumbon, Ndok Mimi, Bubur India, dan Kolak Bolang-Baling, selalu ada saat bulan Ramadan. Hari biasa, memang ada tapi...

Seleksi Perades Tunggu Proses Harmonisasi

DEMAK- Penundaan tahapan seleksi perangkat desa (Perades) di Demak hingga kini masih membuat galau kalangan kepala desa (kades). Mereka resah karena sampai sekarang tidak ada...

KPK Jadikan Kota Semarang Sebagai Percontohan

SEMARANG- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan Kota Semarang sebagai percontohan, seperti di bidang kesehatan dan pendidikan melalui aplikasi SI JAGA. Jumat (7/4) lalu, KPK...