33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Sistem Jemput Bola, Percepat Rekam Data E-KTP

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

UNGARAN–Percepatan proses rekam data E-KTP terus dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Semarang. Percepatan ini, menyasar usia 17 tahun ke atas di sekolah-sekolah.

“Kami melakukan jemput bola dengan datang ke desa-desa dan sekolah-sekolah yang sudah wajib E-KTP,” kata Kepala Dispendukcapil Kabupaten Semarang Budi Kristianto, Minggu (19/11) kemarin.

Langkah ini dilakukan untuk memenuhi target nasional percepatan pelayanan E-KTP 100 persen pada 31 Desember 2017 mendatang. Percepatan pelayanan perekaman data E-KTP ini juga untuk mendukung persiapan bagi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2018 serta Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 mendatang.

Dari populasi penduduk Kabupaten Semarang yang mencapai 1.008.646 jiwa, sebanyak 755.712 jiwa di antaranya merupakan penduduk wajib E-KTP. “Dari jumlah ini, masih ada 40.912 jiwa belum melakukan perekaman data E-KTP per Oktober 2017,” katanya.

Dispendukcapil Kabupaten Semarang telah menyusun sejumlah jadwal perekaman data tahap pertama, yang telah dimulai sejak Sabtu 11 November 2017 lalu. Antara lain di Desa Cukilan, Kedungringin serta Desa Suruh di Kecamatan Suruh. “Pada Selasa 14 November 2017, petugas Dispendukcapil Kabupaten Semarang juga melakukan perekaman E-KTP di SMA Sudirman, Kecamatan Ambarawa,” katanya.

Pada tahap pertama ini, petugas Dispendukcapil juga telah memastikan jadwal perekaman jemput bola di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang yaitu Desa Bedono, Kecamatan Jambu serta Desa Lemahireng di wilayah Kecamatan Bawen.

Selanjutnya, perekaman data di lingkungan penyelenggara pendidikan akan dilaksanakan di SMK NU Ungaran, pada hari yang sama. Di SMK NU Ungaran setidaknya ada 400-an potensi wajib E-KTP yang belum melakukan perekaman data.

“Di luar jadwal bulan November ini, Dispendukcapil Kabupaten Semarang juga tengah menyiapkan jadwal perekaman data E-KTP pada bulan Desember nanti,” ujarnya.

Dikatakannya, upaya yang dilakukan oleh Dispendukcapil Kabupaten Semarang ini mendapatkan sambutan positif dari masyarakat.

Sebab mereka tak perlu datang ke kantor Dispendukcapil Kabupaten Semarang. Terutama bagi para pelajar berusia di atas 17 tahun, mereka bisa melakukan perekaman data E-KTP di sekolah masing- masing. “Karena petugas Dispendukcapil yang mendatangi sekolah- sekolah,” ujarnya.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Dispendukcapil Kabupaten Semarang, Agus Saryanto menambahkan, hingga saat ini stok blangko masih aman dan tetap jalan terus. “Bahkan pekan ini, Dispendukcapil Kabupaten Semarang juga mendapatkan tambahan hingga 4 ribu keping blangko E-KTP,” katanya. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ratusan Petualang Berkumpul di Dieng

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Tim Trans 7 merayakan HUT Kemerdekaan ke-73 RI dengan menggelar Jambore Jejak Petualang (Jepe). Kegiatan yang digelar dua hari (28-29/7) ini mengajak...

20 Atlet Berlaga di Pra Porprov

KEBUMEN – Tim voli putra dan putri Kebumen bakal berlaga dalam Pra-Porprov di Grobogan dan Kendal (3-12/11). Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti ketika melepas...

Persik Siap Arungi Putaran Nasional

KENDAL – Klub sepakbola kebanggaan masyarakat Kendal, Persik, siap mengarungi putaran Liga 3 Indonesia tingkat Nasional dalam waktu dekat. Terlebih tim besutan Ahmat Yasin...

Metode Eksperimen di Mapel IPA

RADARSEMARANG.COM - IPA merupakan mapel yang berhubungan dengan kejadian dialam dan hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan makhluk hidup. Untuk itu, banyak pendapat yang miring...

30 Tim Robot Adu Kuat di Unika

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Unika Soegijapranata tak bosan membuat terobosan dj bidang teknologi robotik. Kali ini melalui lomba robot berbasis android...

PT KIW Digugat Rp 3,2 Miliar

SEMARANG - PT Wiwaha Wahyu Wijaya Perkasa (Wiwaha) mengajukan gugatan terhadap PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Semarang. Tak tanggung-tanggung,  KIW diminta mengganti rugi materiil...