33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Pelayanan Kesehatan Sambangi Desa Damarwulan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

KELING-Program Bakti Sosial (Baksos) Pelayanan Kesehatan dari Djarum Foundation
bersama Yayasan Bhakti Insan Negeri (YBIN), menyambangi Desa Damarwulan,
Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. Kegiatan CSR pengobatan massal di desa pinggiran
wilayah Jepara ini, diikuti sekitar 600 warga.
Kepala Desa Damarwulan, Sujoto Abdullah Salam, bersyukur adanya kegiatan ini bagi
masyarakatnya yang sebagian besar petani. Selain memberi pelayanan kesehatan gratis,
juga sarana sosialisasi dan membantu meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.
“Kami kerahkan seluruh perangkat desa untuk menginformasikan kepada seluruh
masyarakat, agar ikut memeriksakan kesehatannya. Kami berharap, masyarakat akan
terbantu,” paparnya mengawali acara di Balaidesa Damarwulan, Sabtu (18/11) kemarin.
Perwakilan Djarum Foundation, Arvi Oktaviendra menguraikan, pelayanan berupa
pemeriksaan dan pemberian obat secara cuma-cuma ini, rangkaian dari kegiatan yang
sudah dilaksanakan di beberapa kota / kabupaten lainnya di wilayah Jateng dan DIY.
“Baksos di tempat ini ke-39, kami lakukan jemput bola bagi masyarakat kurang mampu
untuk memeriksakan kesehatannya. Adanya program ini, masyarakat yang jauh dari
tempat pelayanan kesehatan, puskesmas atau rumah sakit, bisa cepat dan dekat periksa
kesehatan,” imbuhnya.
Tim medis dari YBIN, dr Mada Gautama, menambahkan, selama pemeriksaan pasien yang
berobat, tidak ditemukan penderita yang mempunyai sakit parah. Mereka rata-rata
mengeluhkan sakit pada pendengaran, gigi, sakit kulit, mata, dan sampai diare.
“Bila ditemukan pasien yang mempunyai sakit parah, kami akan langsung merujuk untuk
diperiksakan lebih lanjut ke puskesmas atau rumah sakit. Kami dibantu lima dokter dan
petugas kesehatan dari Puskesmas Pembantu I Keling,” paparnya. (fiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Karang Taruna Didorong Bentuk Kelompok Usaha

SEMARANG - Potensi Karang Taruna di berbagai daerah bisa dibilang kurang tergarap. Peran mereka sebatas menjadi panitia acara 17 Agustusan di kampung masing-masing. Melihat...

BBWS Tetap Siagakan Pompa

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Balai besar wilayah sungai (BBWS) Pemali- Juana tetap menyiagakan pompa di wilayah Kaligawe, walaupun banjir di daerah tersebut sudah surut. Total...

4.877 Peserta Bersaing dalam Porsimaptar XVII

SEMARANG – Pekan Olahraga Seni Mahasiswa Pelajar dan Taruna (Porsimaptar) XVII 2017, dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Minggu (19/11). Dalam kesempatan...

Pedagang Awul-Awul Sulit Ditemui

UNGARAN-Pakaian bekas impor atau yang kerap disebut awul-awulan pernah berjaya dan menjadi pilihan masyarakat. Namun sekarang sulit ditemui sejak diterbitkannya Peraturan Menteri Perdagangan RI...

Persempit Lahan dan Perkecil Bangunan

SEMARANG – Sejumlah pengembang mulai meluncurkan rumah komersil dengan lahan dan bangunan dengan ukuran yang lebih kecil, disesuaikan pada segmen dengan permintaan terbanyak. Terobosan...

Akses Jalan Rogoselo Pedawang Dibuka

KAJEN–Warga masyarakat Desa Pedawang, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, kini tidak lagi harus berputar menempuh jarak yang cukup jauh ketika harus ke Desa Rogoselo dan...