Partainya Grace Tak Penuhi Syarat

98

MAGELANG–Verifikasi administrasi parpol yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang sejak 17 Oktober hingga 15 November lalu, telah selesai.

Hasilnya, KPU Kota Magelang menemukan dua partai tidak memenuhi syarat (TMS). Yaitu, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Garuda. Untuk diketahui, PSI merupakan partai besutan Grace Natalie, mantan host sebuah stasiun televisi swasta.

Ketua KPU Kota Magelang, Basmar Perianto Amron, menyampaikan, hasil verifikasi administrasi sudah diserahkan kepada 14 partai politik (parpol) calon peserta pemilu pada 16 November lalu.

“Ada dua partai yang jumlah keanggotaannya kurang dari batas minimal jumlah keanggotaan di Kota Magelang, yaitu Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Garuda. Keduanya kami beri catatan tidak memenuhi syarat (TMS),” jelas Basmar Perianto Amron, Minggu (19/11) kemarin saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kedu.

Basmar menjelaskan, keduanya tidak bisa memenuhi batas minimal keanggotaan parpol di Kota Magelang, yaitu 129 anggota. PSI, misalnya, kata Basmar, harus memperbaiki 30 anggota. Sedangkan Partai Garuda minimal 9 anggota.

“Kami beri waktu untuk memperbaiki selama 14 hari, per 18 November hingga 1 Desember mendatang. Hasil verifikasi administrasi juga kami serahkan kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Magelang,” jelas Basmar.

Basmar meminta agar PSI dan Partai Garuda segera memperbaiki data keanggotaan serta menyerahkannya kepada KPU.

Jika tidak bisa menyerahkan kelengkapan berkas hingga 1 Desember mendatang, dua partai tersebut dimungkinkan tidak akan terdaftar sebagai peserta pemilu di Kota Magelang. “Tapi, untuk secara nasional, ya tergantung masing-masing kabupaten/kota, apakah mereka memenuhi syarat atau tidak.”

Basmar membeber, dalam proses verifikasi administrasi, pihaknya menemukan ratusan data ganda yang terdaftar di beberapa parpol. KPU juga menemukan data palsu, yaitu beberapa nama dijadikan anggota, namun tidak ditemukan. Juga ditemukan adanya PNS yang menjadi anggota parpol.

“Data ganda yang kami temukan tercatat di beberapa partai, yakni 136 nama. Tiga nama yang dicatut ternyata tidak ditemukan. Sedangkan untuk anggota partai, tercatat sebagai PNS ada 9 orang.”

Basmar menyampaikan, pihaknya tidak tahu pasti instansi dari PNS yang didaftarkan sebagai anggota parpol. “Kendati demikian, satu nama yang terdaftar di dua atau lebih partai, kita datangi dan meminta yang bersangkutan menandatangani pernyataan. Apakah anggota partai tertentu atau bukan anggota partai apapun. Jadi, verifikasi administrasi benar-benar kami lakukan sedetail dan seakurat mungkin.” (cr3/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here