Kekurangan Dana, Tim Pra-Porprov Nglaju

123

SALATIGA – Menjelang hari H pelaksanaan Pra-Porprov Jateng, tim basket Kota Salatiga terus menghadapi permasalahan nonteknis, utamanya masalah pendanaan. Beruntung para pemain dan ofisial memiliki semangat untuk terus berlatih.

Pelatih tim Porprov Kota Salatiga Efry Meldi menuturkan, secara permainan, tim basket Pra-Porprov baik putra maupun putri diyakini akan lolos ke babak utama yang akan digelar 2018 mendatang. “Kalau dari sisi permainan, anak – anak sudah matang dan siap bersaing dengan para kompetitor,” jelas Meldi di sela latihan di GOR Remaja Kridanggo, kemarin.

Lebih jauh, pelatih yang sudah malang melintang di perbasketan nasional ini yakin bisa berbuat banyak di kegiatan yang mulai digelar Senin (20/11) ini di GOR Satria Semarang. Terlebih para pemain juga banyak memiliki jam terbang yang cukup banyak. “Kita sudah beberapa kali melakukan latih tanding dan hasilnya bagus,” terang dia.

Sementara menurut informasi yang diperoleh koran ini, belum ada dana sepeserpun yang diperoleh pengurus Perbasi dari pemerintah. Termasuk soal keberangkatan tim ke Semarang, belum juga diketahui sarana yang akan digunakan. Pengurus Perbasi sudah banyak yang mengeluarkan dana pribadi untuk pelaksanaan operasional selama ini.

“Kaos sudah jadi dan ini dapat utang dari pengusaha pembuat kaos yang juga peduli dengan basket. Totalnya kisaran Rp 9 juta lebih,” ujar salah satu pengurus yang enggan disebutkan namanya.

Dalam Pra-Porprov mendatang, tim Kota Salatiga akan bersaing melawan Kabupaten Wonosobo, Pemalang, Kendal, dan Blora. Pertandingan pertama akan melawan Kabupaten Kendal pada Selasa (21/11). Pertandingan kedua pada Rabu (22/11) melawan kabupaten Pemalang. Karena keterbatasan dana, para pemain tidak menginap di Semarang namun akan nglaju atau bolak balik Salatiga – Semarang. (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here