33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Inovasi Pendidikan, Ganjar Terima Penghargaan Mendikbud

Tanggapi Aduan GTT via Twitter

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

JAKARTA – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menerima Anugerah Kihajar 2017 tingkat utama yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Penghargaan Kihajar atau Kita Harus Belajar ini diberikan pada kepala daerah yang berinovasi pada penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk dunia pendidikan.

Penghargaan diserahkan Mendikbud Muhadjir Effendy pada Malam Anugerah Kihajar 2017 di Kantor Kemendikbud, Kamis (16/11). Ganjar sendiri tidak bisa hadir dan diwakili Kepala Dinas Pendidikan Gatot Bambang Hastowo.

Ganjar mendapat penilaian terbaik atas pemanfaatkan TIK dalam pendidikan sejak ia menjabat gubernur pada 2013 silam. Di antara inovasinya adalah Lumbung Data Pendidikan yang bisa diakses secara online. Pemprov Jateng menyediakan database meliputi jumlah sekolah seluruh jenjang, jumlah tenaga pengajar, serta persebaran sekolah di seluruh kabupaten/kota.

Kemudian aplikasi Jateng Pintar milik Disdikbud Jateng yang memfasilitasi dari jenjang PAUD hingga umum. Meliputi sumber belajar, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), best practice guru, karya siswa, tutorial dan galeri foto.

Penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA dan SMK pada 2017 yang serentak online 35 kabupaten/kota juga menjadi sejarah baru. Meski masih ada beberapa kekurangan dan keluhan, namun secara umum menurut Kemendikbud dikatakan berhasil.

Selain itu, tenaga pengajar di Jateng terus didorong memanfaatkan TIK dalam proses belajar-mengajar. Caranya, dengan rutin menggelar lomba inovasi belajar-mengajar untuk para guru setiap tahunnya.

Gubernur berambut putih itu juga dipuji setelah meluncurkan aplikasi perpustakaan digital ijateng. Dengan aplikasi ini para pelajar bisa mengakses 3.270 judul buku melalui telepon seluler.

Ganjar mengatakan, inovasi dalam bidang apapun sifatnya wajib. Pihaknya tidak hanya menerapkan TIK dalam pendidikan, tapi semua sektor pembangunan di Pemprov Jateng. “Tapi bukan untuk memburu penghargaan, tujuannya ingin memudahkan saja pengelolaan pendidikan supaya lebih efisien, terbuka dan transparan, termasuk komplain-komplainnya,” katanya.

Meskipun sudah diakui secara nasional, Ganjar merasa belum puas. Ia melihat masih banyak yang belum tuntas dalam pengelolaan pendidikan. Apalagi pemprov baru saja mendapat limpahan kewenangan pengelolaan SMA dan SMK. “Masih banyak keluhan dari GTT dan PTT, kita akan coba selesaikan satu persatu. Pengaduan lewat Twitter banyak, biasanya saya ambil sampel satu untuk diselesaikan,” ujarnya.

Ya, menangani pengaduan lewat Twitter seringkali dilakukan Ganjar yang mengoperasikan sendiri akunnya @ganjarpranowo.

Tak sekadar membalas cuitan, Ganjar sering meminta nomor telepon. Seperti Guru Tidak Tetap asal Kabupaten Cilacap bernama Sasmito yang menghebohkan warganet pekan lalu. Setelah mengadukan nasibnya lewat akun @ellen_gosas, Sasmito ditelepon Ganjar. “Saya sampai sekarang saja masih terharu dan tidak percaya kalau benar-benar ditelepon Pak Ganjar,” kata Sasmito.

Menurut Sasmito, Ganjar berbicara dengan nada ramah dan terkesan kebapakan. Dalam percakapan itu, Ganjar meminta Sasmito menjelaskan duduknya permasalahan. Sasmito menerangkan nasib ribuan guru GTT-PTT Kabupaten Cilacap tidak jelas. Selain tidak terdata di Badan Kepegawaian Daerah (BKD), mereka juga mendapat upah jauh dari layak hanya Rp 200 ribu –Rp 500 ribu per bulan dan tanpa jaminan kesehatan.

“Pak Ganjar menyarankan kami menyelesaikan permasalahan ini dengan pemda dulu. Selain itu beliau juga akan akan membawa permasalahan kami ini saat acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI),” tuturnya.

Sasmito mengaku terharu dengan perhatian Ganjar Pranowo terhadap permasalahannya itu. Menurutnya, Ganjar terbukti benar-benar menjadi pemimpin yang peduli dengan rakyatnya. “Ya sangat luar biasa, saya sampai terharu ada seorang gubernur memperhatikan rakyat kecil seperti saya. Seumur hidup saya, baru kali ini saya ditelepon gubernur,” terangnya.

Anugerah Kihajar untuk gubernur dan bupati/wali kota diberikan sebagai penghargaan kepada pemerintah daerah yang berprestasi dalam pendayagunaan TIK untuk pendidikan. Sebelum diberikan anugerah tersebut, setiap daerah harus melewati sejumlah proses. Dari pendaftaran dan pelengkapan berkas hingga penilaian yang dilakukan pada Oktober hingga awal November 2017. Tim juri yang menilai terdiri atas praktisi TIK, akademisi, perwakilan media, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta internal Kemendikbud. (amh/hms/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kader PKK Dilatih Olah Makanan Lokal

KAJEN – Tim Penggerak PKK dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan, Jumat (15/12), menggelar pelatihan cipta menu beragam bergizi seimbang dan aman...

Harun Zain Akan Didakwa Korupsi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Berkas perkara Kepala Seksi Pemasaran Perusahaan Daerah (PD) Badan Kredit Kecamatan (BKK) Cabang Belik, Pemalang, Harun Zain Bin Marjito dilimpahkan Jaksa...

Markis Kido Bagi Semangat Menjadi Juara

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Pertandingan eksebisi pembuka kejuaraan Djarum Foundation Kejurkab Bulutangkis Bupati Cup Kendal 2018 pada Selasa (8/5) lalu, yang menampilkan bintang tamu pebulutangkis...

Telkomsel Berbagi dengan 10.000 Anak Yatim

SEMARANG–Telkomsel menggelar Roadshow Ramadhan dengan kegiatan buka puasa bersama dengan 10.000 anak yatim di beberapa wilayah Indonesia dengan semangat Saatnya Berbagi dalam Kebersamaan. Selain...

Jerat Hukum Pelaku Bullying Anak

Ibu Dini S Purwono yang saya hormati, akhir-akhir ini banyak terjadi kasus bullying dengan pelaku dan korban anak. Pertanyaan saya, undang-undang apa yang mengatur...

SPAM Semarang Barat Atasi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) wilayah Semarang Barat rencananya akan dimulai pada April 2019 mendatang dan ditarget selesai awal 2021....