Tambah Gerai Samsat Online

297
PEMBUKAAN : Wabup Semarang, Ngesti Nugraha melihat pelayanan di Gerai Samsat Online Ambarawa, di kompleks Sub Terminal Ambarawa, Jumat (17/11) kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEMBUKAAN : Wabup Semarang, Ngesti Nugraha melihat pelayanan di Gerai Samsat Online Ambarawa, di kompleks Sub Terminal Ambarawa, Jumat (17/11) kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNGARAN–Pemkab Semarang berencana membuka gerai samsat online di wilayah pinggiran bagian selatan atau perbatasan. Karena itu, Pemkab Semarang berencana menggandeng UPPD Jateng di Kabupaten Semarang.

“Khususnya untuk peningkatan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB),” ujar Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat pembukaan Gerai Samsat Online Ambarawa di Kompleks Sub Terminal Ambarawa, Jumat (17/11) kemarin.

Menurut Ngesti, bagi hasil yang diterima Pemkab Semarang dari pajak yang dikelola UPPD Kabupaten Semarang cukup besar, mencapai Rp 159 miliar pada 2016 dan menyumbang APBD sebesar 6,97 persen. Jumlah itu diperkirakan meningkat pada tahun 2017 seiring dengan peningkatan jumlah wajib pajak yang memenuhi kewajibannya. “Kami akan mendukung UPPD Provinsi Jateng di Kabupaten Semarang untuk membuka gerai samsat online,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPPD Jateng Ichwan Sudrajad yang hadir dalam kesempatan tersebut memuji langkah cepat Pemkab Semarang untuk mendukung UPPD mendirikan gerai samsat online. Dalam setahun, telah didirikan tiga gerai samsat online yakni di Tengaran, Tuntang dan Ambarawa. “Pembukaan beberapa gerai samsat online di Kabupaten Semarang terhitung paling cepat di Jateng,” katanya.

Disebutkan, pada 2017 target bagi hasil pajak yang dikelola UPPD Kabupaten Semarang sebesar Rp 206 miliar telah tercapai pada November ini. Karenanya, pihak BPPD siap melakukan negosiasi dengan Pemkab Semarang untuk meningkatkan target bagi hasil pajak tahun berikutnya.

Kepala UPPD Kabupaten Semarang Noor Hadi usai acara pembukaan mengatakan animo masyarakat untuk membayar PKB di gerai samsat yang telah dibuka sangat tinggi. Di Gerai Samsat Tengaran, bisa melayani rata-rata 150 wajib pajak setiap harinya. Angka itu dinilai cukup besar dibandingkan dengan pelayanan menggunakan mobil samsat keliling. Sedangkan Gerai Samsat Online di Ambarawa ini, dimaksudkan menjaring wajib pajak di Ambarawa, Jambu, Sumowono, Banyubiru dan Bandungan. “Angka tunggakan PKB di lima kecamatan itu terhitung tinggi mencapai Rp 5,09 miliar dengan 25.334 objek. Kami berharap keberadaan gerai samsat online dapat menurunkan jumlah tunggakan,” katanya. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here