33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Genjot Produk Pemberdayaan Mikro

Bank Jateng Gelar The 1st IIMF 2017

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Bank Jateng berkomitmen meningkatkan layanan melalui produk pemberdayaan mikro. Hal tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengurangi angka kemiskinan di Jateng.

Bank milik Pemprov Jateng itu bekerjasama dengan ASBANDA dan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip menyelenggarakan The 1st Indonesia International Microfinance  Forum 2017 (The 1st IIMF 2017), Sabtu-Minggu (18-19/11) di Akmil, Magelang.

Acara  itu mengundang akademisi dan praktisi untuk mendiskusikan berbagai topik tentang microfinance yang dikemas dalam seminar dan membahas makalah penelitian, monografi, studi kasus, dan wawasan pengalaman mengenai topik dan eksperimen alternatif tentang microfinance dengan Tema “Micro Finance and Poverty Reduction”. Kegiatan ini sebagai sarana yang efektif untuk menggali informasi, ide, knowledge sharing, diseminasi hasil-hasil penelitian tentang microfinance di level regional, nasional, maupun internasional.

Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno mengatakan The 1st IIMF 2017 merupakan forum berskala internasional yang diharapkan dapat diselenggarakan secara rutin setiap tahun dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan perekonomian daerah dan pengembangan ilmu ekonomi, manajemen, akuntansi, serta sosial.

“Seminar ini berkontribusi bagi ilmu pengetahuan untuk didokumentasikan dalam bentuk proceeding maupun jurnal ilmiah, yang diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemangku kebijakan pada khususnya dan para peneliti serta praktisi bidang ekonomi sosial pada umumnya,” katanya di kantor pusat Bank Jateng, Jalan Pemuda, Semarang, kemarin.

Direktur Bisnis Bank Jateng Pujiono menambahkan secara umum The 1st IIMF 2017 bertujuan memformulasikan microfinance yang paling cocok dengan kondisi masyarakat Indonesia dengan tetap menjaga prudential dan profitabilitas bagi pelaku usaha microfinance. “Kegiatan ini memiliki target untuk meningkatkan produktivitas usaha mikro di Indonesia, terbentuk wadah komunikasi, dialog, sharing season, kerjasama dan networking antar pihak yang concern pada microfinance,” tandasnya.

Menurut dia, The 1st IIMF 2017 merupakan kegiatan yang memberikan benefit bagi Bank Jateng sebagai penyelenggara. Manfaat yang didapatkan adalah Bank Jateng mendapatkan saran, masukan dan referensi dalam hal pengembangan skema microfinance baik di bidang funding (CASA) maupun lending.

Kegiatan ini juga sebagai wadah atau forum sinergitas antara Bank Jateng dengan BPR se-Jateng. Selain itu, meningkatkan corporate image Bank Jateng sebagai bank buku 3 yang concern dalam kredit produktif dan kredit kepada usaha mikro kecil serta dapat menjadi implementasi BPD Transormasi dan Implementai program Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat.

Bank Jateng juga berkontribusi mendatangkan narasumber yang berpengalaman dan berpengaruh di dalam perekonomian Indonesia. Antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Koperasi dan UKM AAG Ngurah Puspayoga, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Agus DW Martowardojo selaku Gubernur Bank Indonesia, Wimboh Santoso selaku Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mr. Thosten Bosker dari SBFIC Bonn Jerman dan Mr. Michael Kuehl dari SBFIC Indonesia dan Michael Steidl dari World Bank dan Asband yang diwakili Sekjend Edie Rizliyanto. (ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Raih Penghargaan Kota Cerdas

MAGELANG—Kota Magelang meraih penghargaan kali kedua sebagai Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2017 untuk kategori kota kecil. Sebelumnya, Kota Sejuta Bunga berhasil meraih peringkat...

Biro Terpercaya Membuat Jamaah Tenang

Berkunjung ke rumah Allah untuk menunaikan ibadah haji merupakan impian bagi setiap muslim. Sayang, untuk bisa menunaikan rukun islam yang ke 5 ini, calon...

15 Napi Kendal Dipindahkan ​ke Nusakambangan

KENDAL — Sebanyak 15 nara pidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Kendal, dipindahkan ke Lapas Batu dan Lapas Narkotika di Nusakambangan,...

Ribuan Pendaki ke Gunung Slamet

RADARSEMARANG.COM, PURBALINGGA – Gunung Slamet masih menjadi salah satu tujuan pendaki yang ingin merayakan malam tahun baru 2018. Jumlah pendaki yang naik melalui Bambangan,...

KBI Dorong Petani Gunakan Resi Gudang

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA - Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Jakarta mendorong masyarakat Indonesia memanfaatkan Sistem Resi Gudang (SRG) lebih masif lagi seperti di India yang sangat...

Rumah Pengusaha Bakpao Terbakar

MAGELANG–Rumah milik Rajimin, 60, pengusaha bakpao warga RT 08/RW 06 Kampung Tejosari, Kelurahan Magersari Magelang Selatan, Kota Magelang, Sabtu (23/9), pukul 15.15, ludes terbakar....