33 C
Semarang
Jumat, 17 Juli 2020

Belajar IPA Zaman Now, Mengapa Takut?

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

PEMBELAJARAN Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di jenjang SMP dianggap sulit. Hal tersebut disebabkan beberapa kajian dalam IPA membutuhkan kemampuan matematika atau berhitung dan pemahaman konsep. Siswa tidak selalu dapat memahami konsep dalam Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) secara maksimal. Siswa terkadang menemui kesulitan dalam mempelajari materi IPA. Salah satu faktornya yaitu dari diri siswa itu sendiri. Seperti rendahnya motivasi dan ketertarikan belajar, rendahnya kemampuan matematika atau berhitung. Terbatasnya  jam belajar di sekolah membuat siswa kekurangan waktu untuk menimba ilmu di sekolah. Belum lagi terkendala sarana dan prasarana dalam laboratorium yang masih kurang lengkap, sehingga membuat pembelajaran IPA semakin terasa sulit.

Perkembangan cepat dunia digital menuntut banyak perubahan dan penyesuaian di semua bidang termasuk pendidikan khususnya mata pelajaran IPA di jenjang SMP. Untuk menciptakan suasana belajar yang mengasyikkan dibutuhkan satu media yang bisa membuat siswa tertarik untuk belajar. Satu di antaranya media yang bisa dipakai untuk mendukung evaluasi belajar IPA di “zaman now” ini adalah portal pembelajaran online, seperti Edmodo.

Portal pembelajaran online atau daring, secara tidak langsung juga melatih siswa untuk menggunakan perangkat teknologi informasi dan komunikasi, belajar mandiri, dan menyelesaikan kesulitan belajarnya. Kelas digital (digital class) memang mengasyikkan dan seru, mereka bisa belajar memanfaatkan smartphone androidnya untuk hal yang positif, seperti belajar.

Selain Edmodo, juga banyak portal online lain yang bisa dipakai. Antara lain quipper school, modle, ruang guru.com, rumah belajar kemendikbud, jateng pintar, e-learning dan sebagainya. Fasilitas online tersebut memiliki fitur-fitur yang baik untuk pembelajaran. Penggunaannya pun gratis bagi guru dan siswa dalam pembelajaran.  Melalui Edmodo, siswa bisa berkomunikasi baik dengan guru ataupun siswa lainnya tentang kesulitan belajar mereka, kapan saja dan di mana saja, dengan catatan siswa mempunyai akun, dan masuk dalam akun guru yang bersangkutan.

Siswa dapat menggunakan aplikasi pembelajaran online tersebut untuk mencari, mengeksplorasi, tugas IPA, materi IPA, dan saling tukar informasi secara efektif dan efisien. Edmodo dirancang untuk memberikan kontrol sepenuhnya terhadap kelas digital. Edmodo selain untuk guru, dan siswa, juga melibatkan orang tua. Edmodo mempunyai fitur-fitur intuitif dan ruang penyimpanan yang tidak terbatas, membuat grup dengan cepat, memberikan pekerjaan rumah, menjadwal kuis, mengelola kemajuan belajar, berbagi tugas dan batas akhir pengumpulan, pengumuman kelas, event, dan lain-lain.

Pengenalan Edmodo

Tahap awal penggunaan Edmodo, guru mengenalkan portal tersebut kepada siswa. Pastikan komputer (PC), laptop, android terkoneksi internet. Selanjutnya siswa mendaftar pada menu DAFTAR secara gratis sebagai siswa. Sedangkan guru mendaftar sebagai guru. Setelah berhasil, guru menyiapkan kamar-kamar kelas sesuai dengan rombongan belajar guru pengampu. Selain itu, guru juga perlu mengenalkan cara mengikuti proses pembelajaran menggunakan Edmodo kepada siswa.

Guru membuat section atau kelas-kelas kemudian kode kelas dibagikan ke seluruh siswa. Sehingga siswa bisa bergabung di kelas digital guru tersebut. Hanya mereka yang terdaftar yang bisa berbagi sumber belajar. Setelah enroll di kelas digital mapel IPA, siswa bisa melihat konten materi IPA di library konten dan bisa mengunduhnya juga. Selain konten library, ada juga konten tugas, kemajuan belajar, pesan dan notifikasi.

Siswa bisa membuka semua konten yang tersedia dalam kelas digital. Jika membuka konten tugas, siswa bisa langsung mengerjakan tugas dengan waktu yang telah ditentukan oleh guru. Selain itu, siswa juga bisa mengetahui secara langsung hasil penilaian tugas yang terintegrasi dalam kemajuan belajar siswa. Kelas digital Edmodo memudahkan untuk melacak kemajuan belajar siswa. Semua nilai dan rencana belajar ditugaskan atau diberikan melalui Edmodo disimpan dan mudah diakses.

Guru bisa mendapatkan masukan dari ruang kelas digital melalui reaksi siswa untuk kuis, tugas, dan posting diskusi yang menangkap pemahaman, kebingungan, kesulitan atau kefrustrasian siswa. Portal pembelajaran online Edmodo juga membantu guru dalam penilaian. Guru juga dapat membuat jajak pendapat dan topik posting untuk diskusi di kalangan.
Dengan adanya portal pembelajaran online gratis, seperti kelas digital Edmodo, siswa menjadi asyik dalam belajar IPA. Siswa diharapkan mampu mengatasi kebingungan, kesulitannya sendiri dalam memahami materi IPA, melalui  komunikasi dengan guru maupun siswa lainnya dalam kelas digital Edmodo kapan saja, di mana saja, dan dengan siapa saja. (*/aro)

Guru SMP Negeri 17  Semarang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Welcome Mahesa Jenar

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Welcome PSIS. Selamat datang Mahesa Jenar di Kota Sejuta Bunga. Ya, akhirnya manajemen PSIS Semarang, resmi memilih Stadion Moch Soebroto Kota...

Pegawai Kejari Tertipu Rp 400 Juta

SEMARANG – Seorang pegawai Kejaksaan Negeri Semarang (Kejari) harus rela kehilangan uang senilai Rp 400 juta, setelah tergiur dengan iming-iming Maria Endang, warga Perum...

Implementasikan Pancasila dalam Setiap Kegiatan

SEMARANG - Ribuan masyarakat memadati Lapangan Simpang Lima, dalam perayaan Hari Lahir Pancasila, Kamis (1/6). Ya, warga antusias menyaksikan pentas wayang kulit dengan lakon...

Tangkal Radikalisme, Perkuat Peran Babinsa

KAJEN – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjend TNI Tatang Sulaeman, dan Maulana Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya, Kamis (14/9)...

Anggarkan DD Untuk Kampung KB

DEMAK- Keberadaan kampung keluarga berencana (KB) di Demak dinilai sangat membantu capaian Pemkab Demak dalam menekan angka penduduk yang cenderung meningkat tiap tahun. Karena...

UU Kebudayaan Perkuat Identitas Bangsa

MUNGKID — Anggota DPR RI Abdul Kadir Karding menyatakan perkembangan era teknologi dan informasi yang begitu pesat, bisa mengancam nilai-nilai kebudayaan bangsa. Sebagai salah...