33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Konsumsi Pangan Nonberas Perkuat Ketahanan Pangan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

UNGARAN–Bupati Semarang Mundjirin mengimbau warga untuk melakukan penganekaragaman bahan pangan nonberas guna memperkuat ketahanan pangan daerah. Hal itu dikatakan Mundjirin saat acara peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-37 tingkat Kabupaten Semarang di halaman Kantor Kecamatan Pabelan, Kamis (16/11).

Dikatakannya meski produksi padi mengalami surplus, namun konsumsi pangan nonberas oleh warga harus terus dilakukan. Tujuannya agar ketahanan pangan daerah dapat bertahan lama dan dalam kondisi apapun. “Diversifikasi pangan perlu terus dipacu guna memberikan pilihan pangan bagi warga,” ujar Mundjirin.

Sehingga konsumsi pangan, warga bisa beralih ke pangan nonberas ataupun nontepung. Kondisi tersebut, lanjutnya, dapat mendukung ketahanan pangan karena tidak tergantung sepenuhnya pada beras.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (DPPP) Samsul Hidayat menjelaskan, saat ini kondisi ketahanan pangan di Kabupaten Semarang masih stabil.

Pihaknya memiliki 20 ton beras yang tersimpan di gudang cadangan pangan. Cadangan beras itu akan digunakan jika terjadi kerawanan pangan transien atau kondisi rawan pangan yang mendadak karena bencana alam atau sebab lainnya.

“Wilayah seperti Getasan, Bringin dan Banyubiru serta sekitar Rawa Pening berpotensi besar terjadi kerawanan pangan transien,” ujarnya. Adapun penyebabnya berupa bencana alam tanah longsor dan banjir karena meluapnya air Rawa Pening saat musim penghujan.

“Cadangan beras itu dapat digunakan untuk membantu warga yang kekurangan pangan disana,” katanya. (ewb/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...