33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Ingin Tentukan Nasib Sendiri

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

BANDUNG – Tim PSIS Semarang tampaknya harus segera melupakan kekalahan mereka pada laga perdana babak delapan besar Grup Y versus Persebaya. Tim berjuluk Mahesa Jenar harus segera fokus menatap laga kedua versus PS Mojokerto Putra (PSMP) Sabtu (18/11) malam.

Haudi Abdillah dkk pantang mendapatkan hasil seri atau kalah versus PSMP. Kemenangan menjadi hasil mutlak yang harus diraih PSIS jika masih ingin menjaga kans untuk lolos ke babak semifinal.

“Tak hanya lawan PSMP, kami juga harus menang lawan PSPS di laga terakhir (21/11). Kami harus tampil habis-habisan untuk meraih poin penuh pada dua pertandingan tersebut,” kata Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho.

Jika Mahesa Jenar meraih hasil sekali seri dan sekali menang pada dua laga tersebut, Haudi Abdillah dkk masih harus bergantung pada hasil laga lain yaitu antara Persebaya versus PSPS (18/11) dan Mojokerto Putra versus Persebaya (21/11).

Sementara di laga kedua yang mempertemukan antara Persebaya versus PSPS, kedua tim hanya tinggal membutuhkan satu kali kemenangan untuk memastikan satu tiket ke semifinal karena baik Persebaya maupun PSPS saat ini sama-sama mengantongi tiga poin.

“Kalau hasil Persebaya lawan PSPS adalah seri dan PSIS menang atas PSMP tentu lebih menguntungkan untuk kami karena penentuan tiket semifinal masih harus diperebutkan hingga pertandingan terakhir. Tapi saat ini kami fokus memenangi dua pertandingan sisa saja agar tidak bergantung pada hasil pertandingan lain,” sambung Agung.

Sementara dari sisi teknis, head coach PSIS, Subangkit terus mempersiapkan timnya untuk menghadapi laga versus PSMP. Segala kekurangan akan dibenahi pelatih asal Pasuruan itu agar bisa meraih hasil maksimal.

HARUS BANGKIT: Gelandnag PSIS, Ahmad Agung tak bisa memendam kekecewaan usai kalah atas Persebaya. PSIS Wajib menang di dua sisa pertandingan jika ingin lolos ke semifinal. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HARUS BANGKIT: Gelandnag PSIS, Ahmad Agung tak bisa memendam kekecewaan usai kalah atas Persebaya. PSIS Wajib menang di dua sisa pertandingan jika ingin lolos ke semifinal. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

“Kami memiliki waktu dua kali latihan untuk memperbaiki semua lini permainan. Salah satunya finishing touch yang buruk di pertandingan lawan Persebaya kemarin,” kata Subangkit.

Subangkit juga mengatakan, di laga kedua pihaknya kemungkinan akan melakukan rotasi di beberapa lini termasuk kemungkinan kembalinya dua pemain senior Hari Nur Yulianto dan M Yunus yang mulai pulih dari cidera.

“Beberapa pemain seperti Adit Wafa dan Aldiaer Makatindu tampil bagus ketika kami turunkan lawan Persebaya. Selain itu Hari Nur dan Yunus juga sudah mulai membaik. Jadi kemungkinan akan ada rotasi di laga kedua,” pungkasnya. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Membuka Rumah Nutrisi

RAMAH dan cerdas terlihat jelas pada sosok dr Dian Ayu Zahraini. Wanita berhijab yang berprofesi sebagai Dosen Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) ini baru saja...

Tekan Angka Kematian Ibu

KAJEN – Angka kematian ibu saat melahirkan dan balita di Kabupaten pekalongan cukup tinggi. Berbagai upaya akan dilakukan tim terpadu untuk menekan kasus tersebut....

Tak Kuat Menanjak di Silayur

RADARSEMARANG.COM - TRUK kontainer bernopol H 1937 BY bermuatan alat elektronik mengalami kecelakaan tunggal di tanjakan Silayur Jalan Prof Hamka, Ngaliyan, Kamis (5/7) sekitar...

Ritual Po Un Jaga Keselarasan Manusia

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG — Ribuan warga Tionghoa dari berbagai kota di Jateng, kemarin (14/1), mengikuti ritual Cisuwak atau Po Un di halaman Yayasan Tjie Lam...

Gedung Parkir 10 Lantai

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pemkot Semarang akan membangun gedung parkir 10 lantai di lahan kantor Dinas Kesehatan Kota (DKK), Jalan Pandanaran. Rencananya pembangunan akan dimulai bulan Agustus...

Polda Jateng Digugat Mantan Lurah Tambak Rejo

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah digugat praperadilan oleh tiga warga, yakni Kartika Widiyati, Suyatmin dan satu lagi adalah mantan Lurah...