33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Pembangunan Dibiayai Utang Negara

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SALATIGA – Untuk mencapai masyarakat yang maju dan makmur, Indonesia membutuhkan pembangunan di berbagai bidang terutama kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan perlindungan sosial.

Sebagian dari pembangunan dibiayai pemerintah dengan utang. Hal itu diungkapkan Dr Denni Puspa Purbasari dari kantor staf kepresidenan bidang kajian dan pengelolaan isu ekonomi strategis saat menjadi narasumber dalam seminar nasional Kontribusi Sistem Ekonomi Islam dalam kebijakan dan penyelesaian hutang negara yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Salatiga di hotel Laras Asri, kemarin siang.

“Sumber pembiayaan pembangunan sebagian dibiayai melalui penambahan utang pemerintah. Tambahan pembiayaan utang memungkinkan kenaikan belanja produktif di bidang pendidikan, infrastruktur, kesehatan, transfer ke daerah dan desa serta belanja sosial,” jelas dia di hadapan puluhan peserta seminar.

Menurutnya, utang pemerintah saat ini dikelola secara profesional, hati-hati, transparan dan terukur sehingga mendapat peringkat layak investasi yang akan berdampak kepada penurunan bunga utang. Selain itu, risiko pembiayaan kembali, risiko tingkat bunga dan risiko nilai tukar juga dikelola dengan sangat baik.

Sementara itu, narasumber lainnya Direktur Pusat Kajian Strategis Baznaz RI Irfan Syauqi Beik PhD membahas tentang peran sistem ekonomi Islam dalam pembangunan nasional.

Sedangkan Arief Mufraini yang merupakan dekan FEBI UIN Syarif Hidayatullah membawakan makalah mengenai pembangunan berbasis utang luar negeri perspektif tata kelola negara modern.

Rektor IAIN Salatiga Dr Rahmad Hariyadi dalam sambutannya berpesan kepada semua peserta seminar untuk bersama-sama melakukan kinerja penguatan ekonomi nasional. Menurutnya, saat ini sudah saatnya untuk menghentikan perdebatan dan wacana namun mengedepankan aksi yakni bekerja untuk masyarakat. (sas/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

“KAKISIGAGU” Gairahkan Belajar Bahasa Jawa

RADARSEMARANG.COM - BAHASA Jawa adalah bahasa ibu yang menjadi bahasa komunikasi masyarakat Jawa. Tidak bisa dipungkiri bahasa Jawa memiliki tingkatan tutur atau disebut unggah-ungguh...

Sat Brimob Dituntut Tingkatkan Pelayanan dan Profesionalisme

SEMARANG – Satuan Brigade Mobil (Sat Brimob) Polda Jateng didorong untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam bertugas. Selain itu, Satuan Brimob juga harus mampu dalam...

Jadi Saksi Ahli HTI, Gubes Undip Disidang Etik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Lantaran dianggap memicu ujaran kebencian di media sosial, Dosen Fakultas Hukum (FH) Universitas Diponegoro (Undip), Prof Suteki, harus menghadapi sidang etik. Yakni, pembelaan...

Semangati Kaum Difabel Tetap Kuat dan Percaya Diri

Klub motor biasanya bergantung merek dan jenis motor yang dikendarai. Beda dengan klub IM3Boys, yang merupakan kepanjangan dari Ikatan Motor Roda Tiga Boyolali-Salatiga. Anggotanya...

Gedung Perpustakaan Pemkab Magelang Jadi Rujukan Ilmu Pengetahuan

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - Tulisan ‘Aku Datang, Aku Baca, Aku Tahu dan Aku Bisa’ yang dipasang di pintu gerbang, menginspirasi dan menjadi semboyan saat memasuki...

Guru Zaman Now Harus Melek Teknologi

MAGELANG–Upacara peringatan Hari Guru di SMK Citra Medika Kota Magelang, berlangsung hikmat, menyenangkan, sekaligus mengharukan, pada  Sabtu, (25/11) pekan lalu. Para guru tidak menyangka,...