28 C
Semarang
Jumat, 11 Juni 2021

Pemprov Jateng Diminta Proaktif

DEMAK-Kelangkaan pupuk di wilayah Kabupaten Demak hingga kini masih menjadi kendala petani dalam merawat tanamannya. Bahkan, usulan Dinas Pertanian (Dispertan) setempat untuk memambah alokasi pupuk tidak semuanya dikabulkan.

Kepala Dispertan Demak, Ir Wibowo mengatakan, pihaknya sudah berusaha mengusulkan pemenuhan kekurangan pupuk ke Provinsi Jateng. Namun, hanya beberapa saja yang dipenuhi.

Untuk pupuk urea masih ada kekurangan sebanyak 2.900 ton dan pengajuan usulan hanya dipenuhi 1.950 ton. Yang menjadi masalah adalah pengajuan pupuk NPK dan Ponska yang dibutuhkan sebanyak 12 ribu ton namun hanya dipenuhi sebanyak 500 ton. Untuk SP3 kebutuhan sebanyak 6 ribu ton hanya diberi jatah 6 ton. Sedangkan, pupuk ZA kebutuhan 5 ribu ton namun belum direalisasi.

“Kami diminta menggunakan pupuk yang ada dulu dan diminta mengajukan kembali jika ada kekurangan. Terus kapan pemenuhan kebutuhan itu diberikan. Ini saja sudah mulai pemupukan. Sudah bulan Novembet. Kapan lagi,” kata Wibowo di sela penyerahan bantuan mesin traktor dan mesin pompa air kepada kelompok tani kemarin.

Menurutnya, Pemprov Jateng diharapkan segera memenuhi usulan kekurangan pupuk itu agar petani dapat merawat tanamannya. Saat ini, kata dia, percepatan penanaman padi terus dilakukan. Dari 38 ribu hektare lahan pertanian, baru 17.491 hektare sawah yang tergarap. Sisanya belum tertanami lantaran masih kekurangan air. “Dengan bantuan alat pertanian ini diharapkan lahan yang tertanami bisa bertambah,” katanya.

Bupati Demak HM Natsir mengatakan, dalam mengolah lahan pertanian diakui banyak kendalanya, termasuk kurangnya pasokan pupuk. “Kendalanya ada saja. Pupul kurang dan saat panen harga jatuh,” katanya. Dia berharap, pupuk tersedia dan harga saat panen tidak jatuh. (hib/ida)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here