31 C
Semarang
Sabtu, 5 Desember 2020

Wali Kota Minta Maaf atas Ketidaknyamanan

Menarik

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

SALATIGA–Wali Kota Salatiga Yuliyanto didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) Kota Salatiga dan Kepala Bagian Pembangunan Setda Kota Salatiga Sulistyaningsih meninjau pembangunan trotoar di Jalan Fatmawati dan Jalan Diponegoro, Senin (13/11). Pembangunan trotoar tersebut merupakan salah satu program unggulan wali kota dan wakil wali kota Salatiga tahun 2017-2011 dalam rangka penataan wajah kota.

“Tinjauan ini adalah untuk melihat secara langsung kemajuan pembangunan fisik trotoar mulai dari bundaran Tamansari sampai ke batas kota di Blotongan. Saya berharap agar program ini dan juga program penataan wajah kota lainnya nantinya akan membuat wajah kota kita menjadi lebih baik dan nyaman,” kata Yuliyanto.

Dalam kesempatan tersebut Yuliyanto juga meminta maaf apabila pembangunan trotoar tersebut menimbulkan ketidaknyamanan. “Semoga nantinya pekerjaan trotoar ini dapat bermanfaat bagi warga Kota Salatiga,” ujar Yuliyanto.

Kepada Kepala Dinas PUPR dan Kabag Pembangunan, Yuliyanto berpesan agar pembangunan fisik selalu dipantau agar kualitas selalu terjaga. “Jika perlu tegur apabila mutunya tidak memenuhi standar. Hal ini agar pekerjaan tersebut bagus mutunya,” jelas Yuliyanto.

Proyek pembangun trotoar ini memang sangat panjang dan sempat dikeluhkan masyarakat. Keluhan mencuat karena banyak sambungan jaringan PDAM yang terputus akibat proyek tersebut. (sas/ton)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...