33 C
Semarang
Selasa, 22 September 2020

Bangkitkan Musisi Jazz Lokal

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Musisi jazz yang ada di Semarang, seakan tidak ada gaungnya di dunia musik Indonesia. Padahal genre musik ini lambat laun terus mengalami peningkatan pangsa pasar, mulai dari generasi muda, remaja, hingga dewasa.

Ketua Pelaksana Diponegoro Jazz Festival (DJF) 2017, Ausi Kurnia Kawoco mengatakan digelarnya DJF pada 17 November mendatang di halaman Gedung Widya Puraya, Undip  adalah langkah untuk mengangkat musisi jazz di Semarang. Selain itu juga  menumbuhkan genre musik jazz dan menjaring musisi jazz muda di Semarang. “Kita tahu kalau jazz saat ini belum berkembang di Semarang, sehingga harus ada wadah untuk musisi lokal agar mereka bisa terangkat,” katanya.

Menurut dia minimnya event berunansa jazz membuat aliran musik tersebut seakan tertinggal. DJF sendiri tidak akan mengekor event musik yang ada di kampus ataupun kota lain. Pasalnya pihaknya ingin DJF memiliki ciri khas yang berbeda, karena digabung dengan konsep festival. “Disini kami akan menggelar festival musik yang diikuti musisi jazz lokal. Band yang tampil diseleksi menjadi 15 band. Nah, dari 15 band itu akan disaring lagi menjadi tiga band pemenang yang berhak tampil pada acara puncak Dipo Jazz Festival,” jelasnya.

Ia menerangkan, selain band lokal DJF juga akan menghadirkan musisi jazz papan atas. Yaitu Barry Likumahua and Band, Yura Yunita, Dua Drum, serta DAC Band. Selain penampilan musikus jazz tanah air, DJF  nantinya juga akan dimeriahkan dengan penampilan band  Semarang, Jazz Ngisoringin. “Pemilihan talent kami sesuaikan dengan kalangan muda, targetnya kami bisa mendatangkan 5.000 penonton,” ucapnya.

Sementara itu perwakilan Jazz Ngisor Ringin Semarang, Katarina Hadriyani mengatakan pihaknya sangat antusias mendukung digelarnya DJF. Apalagi pihak kampus yang mau menggelar konser musik bergenre jazz dengan mengusung konsep festival. “Kita tahu event jazz di Semarang sangat jarang digelar, apalagi ini konsepnya festival yang diharapkan animo penonton juga sangat tinggi,” tuturnya. (den/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Rp 23 Miliar

MAGELANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Magelang menggandeng kader Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk memperluas cakupan kepesertaan. Inovasi...

Abdikan Diri untuk Pendidikan

SEMARANG - Profesor Nur Uhbiyati dilahirkan dari keluarga berlatar belakang pendidikan. Ayahnya, (alm) KH. Badruddin Honggowongso merupakan PNS dari Departemen Agama yang sangat konsen mengabdikan...

Eksiskan Tradisi Baca Alquran

KAJEN- Bupati Pekalogan, Asip Kholbihi, bersama lebih dari lima puluh ribu warga Kabupaten Pekalongan, Sabtu (17/11) kemarin, berkumpul di Alun-alun Kabupaten Pekalongan, untuk menggelar...

Komisi C Dukung PSIS Bermarkas di Magelang

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Rencana pemakaian Stadion Moch Soebroto Kota Magelang sebagai calon kandang PSIS Semarang mendapat dukungan Komisi C DPRD Kota Magelang. Komisi C...

Negatif, 14 Jurnalis Tes Uji Narkoba

RADARSEMARANG.COM, KENDAL — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar tes uji narkoba dadakan untuk para awak media di Kendal. Instruksi tes uji narkoba sendiri dilakukan...

Salat Hajat Berjamaah, Mujahadah hingga Dini Hari

Ramadan adalah bulan istimewa bagi umat Islam. Tradisi keagamaan digelar secara khusyuk tak memandang waktu. Salah satunya tradisi menyambut malam Lailatul Qadar di Musala...