33 C
Semarang
Jumat, 3 Juli 2020

Modifikasi Bergaya Stance Lebih Diminati

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

SEMARANG – Gaya modifikasi mobil dari tahun ke tahun terus mengalami perubahan. Mulai dari bergaya ekstrim, elegan, street racing dan yang lainnya. Namun tahun ini aliran modifikasi yang paling dilirik adalah stance, dimana modifikator mengganti bagian kaki-kaki agar tunggangan jadi lebih gagah dan keren. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya animo peserta Hyperfest 2017 yang digelar di Halaman Balaikota Semarang, Sabtu (11/11).

Panitia Hyperfest 2017, Sindhu Poernomo mengatakan antusiasme modifikator di Semarang dan sekitarnya sangat tinggi. Khusus acara yang diselenggarakan kemarin total ada 137 peserta yang ikut serta dengan berbagai gaya aliran modifikasi. “Kalau tahun ini alirannya lebih ke stance, soalnya modifikasi ini bisa digunakan untuk kegiatan sehari-hari,” katanya.

Pria yang akrab disapa Sindhu ini menerangkan kontes mobil yang mengangkat tema Car Meet Up tersebut sengaja diselenggarakan untuk mengakomodir pencinta modifikasi dan penghobi otomotif sebagai wadah dan memamerkan hasil karyanya. “Kategorinya dibagi menjadi 59 kategori, 50 kategori car meet up dan 9 games. Nanti diambil pemenang yakni King dan King Nominations,” jelasnya.

Dari total 137 mobil, lanjut Sindhu, mayoritas mengikuti nomor car meet up atau gaya stance. Ia menerangkan jika modifiksi tersebut hanya menyentuh beberapa variabel ubahan, yakni bagian per, velg dan kaki-kaki. “Banyak mobil yang ceper, namun bisa digunakan harian. Mereka mengganti part bagian per dengan air suspension, jadi bisa disesuaikan kebutuhan. Pemilihan velg pun dinilai, apakah matching dengan mobil,” ucapnya.

Salah satu juri asal Bandung, Willy mengaku kagum dengan modifikator asal Semarang. Bahkan aliran stance yang ada di Semarang pun cukup beragam dan tidak ketinggalan dengan kota lainnya. “Banyak konsep yang out of the box, namun modifikasinya tidak mengurangi kenyamanan dari mobil dan masih digunakan sehari-hari,” ujarnya. Ia berharap dengan digelarnya kontes di akhir tahun ini, akan membuat modifikator asal Semarang semakin berani dan berkembang untuk lebih maju. (den/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Snex Siap Gelar Kongres

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Panitia pemilihan ketua umum (ketum) dalam Kongres V Suporter Semarang Extreme (Snex) resmi mengumumkan dua calon ketua yang lolos verifikasi pendaftaran,...

Refreshing Efektif dengan Menulis di Tengah Kesibukan Guru

RADARSEMARANG.COM - PADA semester dua tahun pelajaran, beban pekerjaan guru semakin menumpuk. Banyak pekerjaan yang harus dipersiapkan dan diselesaikan menyangkut pekerjaan pribadi guru sebagai...

Pungli Parkir Kena Pasal Tipiring

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Satu kasus pungutan liar (pungli) berhasil dituntaskan Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungli (Satgas Saber Pungli) Kota Magelang. Pungli yang berhasil...

Ombudsman Segera Turun ke SMAN 1 Semarang

“Jadi, pihak sekolah kalau memang lemah, jangan segan-segan untuk merevisi.” Sri Puryono - Sekda Jateng RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Orang tua Muhammad Afif Ashor (AF) dan Anindya...

7.000 Orang Ikuti Pawai Ta’aruf

SALATIGA-Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kota Salatiga menggelar pawai ta’aruf untuk menyambut tahun baru 1439 Hijriyah, Kamis (21/9). Pawai menempuh jarak sekitar 5...

Pria Paruh Baya Tewas di Kamar Hotel

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Warga Kecamatan Bandungan digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di kamar hotel Tribuana 3, Rabu (20/12). Jenazah ditemukan pertama kali oleh karyawan...