33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Banyak Guru Tak Kompeten

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

SEMARANG – Badan Akreditasi Provinsi (BAP) Sekolah/Madrasah Provinsi Jateng telah melakukan rapat pleno hasil akreditasi lembaga pendidikan mulai tingkat dasar sampai atas. Dari hasil akreditasi, secara umum masih ada dua kelemahan yang masih ditemui pada lembaga pendidikan di Jateng.

Ketua BAP Sekolah/Madrasah Provinsi Jateng, Subarjo menjelaskan, kelemahan yang cukup fatal adalah mengenai tenaga pendidikan. Masih banyak tenga pendidik yang belum bergelar sarjana, menjadi guru. Selain itu, mereka juga belum punya kompetensi atas mata pelajaran yang diampu. “Sebaiknya, tenaga pendidik sudah lulus sarjana. Itu saja kadang belum cukup. Juga harus kompeten dengan mata pelajaran yang diajarkan,” terangnya, Minggu (12/11).

Kelemahan menonjol kedua, lanjutnya, adalah pada sarana prasarana yang masih banyak belum sesuai standar, bahkan belum memenuhi kebutuhan minimal. “Kami merekomendasikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama sesuai jenjangnya. Nanti mereka yang akan menindaklanjuti rekomendasi kami. Ini demi meningkatkan mutu pendidikan dan generasi penerus. Mudah-mudahan apa yang direkomendasi BAP bisa ditindaklanjuti Kemenag dan pemerintah daerah,” tegasnya.

Ditambahkannya, untuk lingkup pemerintah daerah, sesuai perintah UU 23 tahun 2014, SD sampai SMP kewenangan pengelolaan ada di pemerintah kabupaten dan kota. Sedangkan SMA adalah pemprov. Sementara Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) adalah Kementerian Agama sesuai jenjangnya.

Subarjo mengungkapkan, akreditasi melibatkan 3.357 orang yang disebar di semua jenjang pendidikan, mulai Sekolah Dasar SDMI/, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, dan SLB. Akreditasi ini dilakukan karena masa berlaku akreditasi sebelumnya telah habis.

Sedangkan sasaran akreditasi, adalah sejumlah 4.152 SD/MI, 1.356 SMP/MTs, 396 SMA/MA, dan 1.223 SMK. Totalnya, ada 7.127 sekolah yang telah disasar akreditasi tahun ini.

Hasilnya, untuk tingkat SD/MI yang mendapatkan akreditasi A sejumlah 1.460 sekolah, B sejumlah 2.614 sekolah, C sejumlah 75 sekolah, sementara yang tidak terakreditasi ada 3 sekolah.

Untuk tingkat SMP/MTs yang mendapatkan akreditasi A ada 591 sekolah, B sejumlah 610 sekolah, C sejumlah 154 sekolah, dan tidak terakreditasi ada 1 sekolah. Untuk tingkat SMA/MA yang mendapatkan akreditasi A ada 113 sekolah, B ada 202 sekolah, C ada 80 sekolah, tidak terakreditasi 1 sekolah. Sementara tingkat SMK yang mendapatkan akreditasi A sejumlah 518 sekolah, B sejumlah 538 sekolah, C sejumlah 165 sekolah, dan tidak terakreditasi ada dua sekolah.

“Masa berlaku akreditasi ini selama lima tahun. Tapi tidak menutup kemungkinan kalau sekolah yang hasil akreditasinya rendah, nanti bisa mengajukan kembali,” katanya. Sertifikat hasil akreditasi tersebut diperkirakan akan diserahkan ke tiap sekolah pada Desember 2017 mendatang.

Anggota Badan Akreditasi Nasional (BAN), Toni Toharudin, yang hadir dalam rapat pleno tersebut mengungkapkan, secara umum memang dari tahun ke tahun kelemahan yang ditemukan ada pada standar tenaga kependidikan dan sarana prasarana. “Ini tak lain tugas dari pengambil kebijakan untuk meningkatkannya,” katanya.

Dia pun meminta BAP Jateng untuk ikut memonitor rekomendasi yang dikeluarkan. Sebab, kata Toni, berdasarkan informasi dari masyarakat, policy dari pemerintah pusat maupun daerah cenderung tidak melihat hasil akreditasi secara detil tiap sekolah atau madrasah. “Semoga hasil akreditasi ini bisa jadi acuan pemprov untuk mengembangkan pendidikan di sekolah dan madrasah di Jateng,” harapnya. (amh/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bidan Desa Cek Kesehatan Ibu Hamil

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA-Bidang kesehatan balita dan ibu hamil menjadi salah satu sasaran target nonfisik program TMMD Reguler ke 102 tahun 2018 di Desa Bonomerto, Kecamatan...

Goodfellas Resto

Harmonisasi urban dan klasik terasa kental dari elemen kayu dan besi dari resto yang berada di Jalan Gajahmungkur Selatan ini. Material kaca di sudut-...

Bagikan 500 Takjil Gratis

TEMANGGUNG- Puluhan anggota Pemuda Pancasila (PP) membagikan takjil pada masyarakat di seputar Alun-alun Temanggung, Rabu (14/6) sore. Ketua MPC Pemuda Pancasila Temanggung Petut Wibowo...

Mangkir Kerja, Pegawai Kena Sanksi

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Kepala Badan Kepegawaiam Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang, Aris Wicaksono mewanti-wanti seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Magelang tak mangkir kerja...

Dipungut Tarif Berlebih, Laporkan ke Dishub

MAGELANG – Pemkot Magelang menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perparkiran. Pada 2016 dengan target Rp 548,5 juta, realisasi Rp 590,5 juta....

Jembatan Kalibulanan Mendesak Diperbaiki

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Jembatan Gantung Sungai Kalibulanan di Desa Sendangdawung, Kecamatan Kangkung, kondisinnya memprihatinkan. Selain lantai jembatan yang berlubang, banyak kayu yang sudah mulai...