33 C
Semarang
Kamis, 16 Juli 2020

Terima Kasih Para Pahlawan !

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SALATIGA – Ratusan siswa SMA N 3 Salatiga berkirim surat terima kasih kepada para pahlawan saat memperingati Hari Pahlawan, Jumat (10/11). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Sekolah Terbuka Pangeran Diponegoro yang diadakan Korem 073 Makutarama di Aula SMA N 3 Salatiga.

Komandan Korem 073 Makutarama Kolonel Inf Joni Pardede didampingi Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris memimpin sekolah terbuka tersebut. Kegiatan diawali dengan orasi kepahlawanan oleh Haris dan Joni. Kegiatan dilanjutkan dengan penulisan surat ucapan terima kasih para siswa kepada para pahlawan, diteruskan dengan pembacaan surat oleh salah satu siswi.

Tamara yang ditunjuk secara khusus menulis surat kepada RA Kartini. “Ibu RA Kartini, saya sangat berterima kasih kepada ibu karena jasa ibu tidak terhingga. Jika tanpa perjuangan emansipasi ibu, mungkin kita tidak bisa menuntut ilmu sebagaimana para kaum pria. Saya berjanji akan bersungguh-sungguh dalam belajar untuk meneruskan perjuangan ibu,” urai Tamara membacakan suratnya.

Adapun ratusan surat terima kasih kepada para pahlawan tersebut semua berperangko gambar Pangeran Diponegoro. Para siswa bebas memberikan alamat surat yang dituju, mulai dari bapak, ibu, hingga kakak dan saudara mereka.

Dalam orasinya, Haris mengajak para siswa menginspirasi semangat Pangeran Diponegoro. “Yang paling penting dalam diri beliau adalah, beliau adalah seorang yang sangat religius. Nilai-nilai pengabdian kepada Allah yang mendasari semangatnya sehingga memiliki energi dan spirit yang tak pernah padam dalam menghadapi kolonial,” tutur Haris. (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pembersihan Enceng Gondok Dikebut

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Sudah satu tahun dilakukan, pembersihan enceng gondok di waduk Rawapening baru mencapai 80 hektare. Hal tersebut dikatakan oleh Bupati Semarang, Mundjirin,...

AHM Perkuat Pendidikan Vokasi Industri

SEMARANG – PT Astra Honda Motor (AHM) melanjutkan penguatan pendidikan vokasi industri melalui kerja sama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Yaitu dengan mengembangkan Sekolah Menengah...

Tongkat Pengganti Kangen Tak Ketulungan

Oleh: Dahlan Iskan Tidak usah khawatir. Saya tetap olahraga. Tiap hari. Biar pun perjalanan ini belum juga berhenti. Dari hari ke hari. Di Amerika ini. Tentu...

Tidak Didukung Ortu, Rela Ngontrak

Modernitas yang individualistik, tak selalu menjadikan masyarakatnya hanya mementingkan diri sendiri. Ternyata masih banyak yang memiliki kepedulian, bahkan peduli dengan binatang jalanan seperti kucing...

 Bangun Shelter Baru

PEKERJA sedang menyelesaikan pembangunan shelter Bus Rapid Transit (BRT) di Jalan Siliwangi Semarang, Selasa (4/4). Pembangunan shelter tersebut dilalukan untuk menggantikan shelter portable agar...

Wawali Geram, Panggil Pengelola Trans Semarang

SEMARANG - Terungkapnya kasus 8 bus bantuan hibah Kementerian Perhubungan RI yang disewakan tanpa izin oleh pengelola Badan Layanan Usaha (BLU) Trans Samarang, membuat...