33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

Akhirnya Pindah Bandung

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

CIKARANG-Gelaran babak delapan besar Grup Y akhirnya ada sedikit kejelasan. Setelah batal digelar di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, operator PT Liga Indonesia Baru (LIB) akhirnya memindahkan venue Grup Y di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung.

Selain memindahan venue, LIB juga memutuskan menggelar laga Grup Y pada 15 November hingga 21 November 2017.

”Kami sudah mendapatkan surat resmi dari LIB. Dan akan segera menyikapi perubahan jadwal dan venue tersebut,” kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Di laga perdana, tim berjuluk Mahesa Jenar itu akan menghadapi Persebaya di GBLA pada 15 November. Kemudian laga kedua, PSIS akan melawan PS Mojokerto Putra di tempat yang sama pada 18 November.

Kemudian laga terakhir, Haudi Abdillah dkk akan menghadapi PSPS Riau pada 21 November di Stadion si Jalak Harupat Kabupaten Bandung. Di tanggal yang sama Persebaya akan melakoni laga terakhir versus PS Mojokerto Putra di GBLA.

“Secepatnya kami akan mengurus kepindahan ke Bandung, karena hingga saat ini kami masih berada di Cikarang. Kemungkinan Sabtu (hari ini, Red) atau Minggu (12/11) kami mulai pindah ke Cikarang,” katanya.

Liluk berharap, perubahan jadwal dan venue tersebut menjadi yang terakhir kalinya. Artinya, babak delapan besar Grup Y, menurut Liluk, sudah tidak bisa ditunda-tunda lagi seperti beberapa waktu lalu.

“Saya kira tim-tim kontestan Grup Y, termasuk PSIS sudah cukup lelah dengan beberapa kali perubahan jadwal. Apalagi yang terakhir cukup merugikan kami secara finansial. Kami berharap sudah tidak ada perubahan lagi,” tegasnya.

Head coach PSIS, Subangkit, juga berharap tidak ada perubahan jadwal lagi. Pelatih asal Pasuruan itu mengatakan jika terus molor, persiapan timnya juga tidak bisa maksimal.

“Selama menunggu ini, kami juga harus berusaha memberikan program latihan, padahal kami sudah di Cikarang. Rencananya, besok pagi (hari ini, Red) kami akan tetap menggelar latihan,” katanya. (bas/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kembangkan Lahan Hijau Jadi Area Rekreasi

SEMARANG–Pemkot Semarang terus melakukan upaya menanggulangi banjir yang menjadi masalah utama Kota Semarang. Selain melakukan normalisasi sejumlah sungai di Kota Semarang, juga membangun kolam...

Masukkan Darah Ayam Sebelum Dikuras

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Menyambut Ramadhan, warga Desa Pucung RT 5 RW 8 Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, menggelar ritual Nguras Sendang Gede, Jumat (27/4). Dalam ritual warga...

Minggat Kunci Sukses Nasir

Oleh Dahlan Iskan Haji Nasir hanya tamatan STM. Kini kapalnya 7 buah. Tambak udangnya 20 hektar. Punya pabrik es. Cool storage. Perusahaannya sudah banyak: yang...

Okupansi Hotel Terdongkrak

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sejumlah kegiatan digelar di Semarang pada akhir pekan ini, salah satunya event bertaraf internasional MXGP. Kegiatan ini memberikan dampak positif pada...

Klaim UNBK SMK Minim Masalah

PURBALINGGA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah mengklaim jika Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMK berjalan bagus dan lancar. Meski tetap ada...

Bantu SLB dengan Jimpitan Beras

"Jimpitan ini juga terbuka untuk masyarakat umum yang ingin memberikan bantuan." Lukman Fatahillah, Ketua Panitia Harlah NU MUNGKID—Sekolah Luar Biasa (SLB) Ma’arif Muntilan sudah kelebihan...