33 C
Semarang
Selasa, 20 Oktober 2020

PDIP Sudah Kantongi Dua Nama

Pilgub Jateng 2018

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah mengantongi dua nama untuk diajukan sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur pada Pilgub Jateng 2018 mendatang. Hanya saja, pengumuman dua nama itu masih menunggu momen yang pas.

Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, menjelaskan, semua proses penjaringan bakal calon yang mendaftar di DPD PDIP beberapa waku lalu sudah tuntas. “Fit and proper test sudah selesai semua. Nama sudah mengerucut. Yang namanya mengerucut itu ya sudah satu pasang,” terangnya saat ditemui usai rapat konsolidasi di kantor DPD PDIP Jateng yang dihadiri Ketua Umum Megawati Soekarno Putri, Kamis (9/11).

Ketika ditanya, apakah pasangan yang telah ditentukan tersebut merupakan nama baru atau lama, Hasto tetap tidak mau membeberkan. “Baru atau lawas kan relatif,” tuturnya.

Yang jelas, lanjutnya, PDIP punya tradisi untuk memberikan kesempatan bagi kepala daerah yang masih dipercaya masyarakat untuk kembali menjalankan pemerintahan. “Seperti Pak Jokowi. Diberi kesempatan menjadi Wali Kota Surakarta dua periode, Gubernur DKI sebenarnya juga dua periode. Tapi belum selesai periode pertama, sudah jadi presiden,” terangnya.

Meski begitu, pihaknya masih menunggu momen yang pas untuk membeberkannya. Hasto menampik jika PDIP bakal menurunkan rekomendasi saat detik-detik terakhir menjelang pendaftaran calon di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dia meyakinkan bahwa PDIP justru menjadi pioner dalam menetapkan pasangan calon.

Soal waktu, lanjutnya, memang diumumkan secara bertahap. Untuk Jawa Timur dan dan Sulawesi Selatan sudah dimumkan. Dalam waktu dekat ini, giliran Bali dan Riau. “Tanggal 11 November pukul 11.00, rekomendasi (pasangan calon) di Bali akan dimumkan di kantor DPD PDIP Bali. Nanti akan dilakukan bertahap, tidak diumumkan sekaligus. Yang jelas, jajaran partai sudah siap,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Hasto membeberkan mengenai pesan Ketum PDIP, Megawati Soekarno Putri kepada seluruh kader di Jateng. “Ketika memimpin konsolidasi tadi, Ibu Mega menjelaskan jika Jateng menjadi kekuatan mesin partai yang punya kantor sebagai rumah rakyat dan pusat kebudayaan partai. Juga organisasi pergerakan partai. Karena itu, acara ini juga ditampilkan. Seluruh cita rasa kuliner di seluruh daerah di Jateng,” paparnya.

Terkait Pilkada, Mega mengingatkan bahwa momentum itu bukan soal rekomendasi orang per orang. Tapi mengenai pengelolaan kekuasaan. Anggota DPR RI, DPRD dan kepala daerah diingatkan untuk tidak sekali-sekali melakukan korupsi. Jika ada yang terbukti hingga terkena operasi tangkap tangan (OTT), akan langsung dipecat dari partai.

Terkait persiapan Pilkada, Mega meminta seluruh kader untuk terus bergerak. Turun ke bawah, menyatu dengan rakyat untuk membangun kekuatan bersama masyarakat. “Membangun wajah partai. Bukan wajah kekuasaan, tapi mengedepankan penberdayaan masyarakat dan kebudayaan,” tegasnya.

Bupati Kudus sekaligus bakal calon Gubernur Jateng, Musthofa, memaparkan, semua kader PDIP diminta untuk punya integritas. Petugas partai juga harus menjunjung kedisiplinan yang tinggi.

“Kami dipesan Ibu Mega untuk menjaga integritas. Keberasaan partai berideologi Pancasila, UUD 45, dan Kebhinekaan, harus memberikan cerminan kepada masyarakat. Setiap insan, harus mau mengerti dan tahu akan kebutuhan masyarakat. Makannya harus turun ke bawah. Harapannya, bisa mendengar sendiri,” katanya.

Sementara itu, Megawati enggan memberikan keterangan kepada awak media. Selesai acara konsolidasi, Mega langsung meninggalkan kantor DPD PDIP dan tidak mau diwawancarai wartawan. (amh/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...