33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Pukul Rekan, Dr Lianawati Dituntut 4 Bulan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG– Dokter Lianawati, dituntut empat bulan penjara atas kasus pemukulan terhadap Ishak Sugeng Santoso, rekan bisnisnya, menggunakan sepatu. Tuntutan tersebut dibacakan JPU dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Rabu (8/11).

“Menuntut majelis hakim yang memeriksa perkara ini untuk menjatuhkan putusan terhadap terdakwa Lianawati selama empat bulan penjara dan menetapkan, terdakwa tetap berada dalam tahanan,” kata JPU, Yossy dihadapan majelis hakim yang dipimpin Suparno.

JPU, Yossy Budi Santoso menilai terdakwa telah melakukan penganiayaan sebagaimana pasal 351 ayat 1 KUHP. Adapun dalam pertimbangannya, Yossy menyebutkan hal memberatkan perbuatan Lianawati mengakibatkan luka terhadap rekan bisnisnya dalam bidang kesehatan. Sedangkan hal meringankannya, terdakwa belum pernah dihukum, menyesali, dan mengakui perbuatannya.

Atas tuntutan jaksa, terdakwa Lianawati didampingi kuasa hukumnya, Edi Mulyono menyatakan siap mengajukan pembelaan dalam sidang pekan mendatang. “Kami akan mengajukan pembelaan Yang Mulia,” kata Edi Mulyono singkat.

Dalam dakwaan JPU menjelaskan, perkara bermula saat terdakwa bersama-sama saksi Sutikno alias Bambang Swieke, dan Ishak pergi menuju ke toko alat kesehatan milik Ishak di Jalan MT Haryono Nomor 424 Semarang.

Selanjutnya, terdakwa dan saksi Ishak masuk ke dalam toko untuk membuka faktur jual beli. Lianawati menyuruh saksi Ishak untuk mencocokkan data jual beli barang.

Kemudian, terdakwa emosi karena Ishak baru membayar sebagian barang miliknya. Hingga akhirnya, terdakwa memukulkan sepatu merek Puma yang dipegangnya ke kepala Ishak. Saat diperiksa sebagai terdakwa, Lianawati mengaku sempat mengupayakan damai atas permasalahan ini. Namun, korban Ishak meminta uang Rp 500 juta yang memberatkan baginya. Hingga akhirnya, kasus berlanjut ke proses hukum sampai pengadilan.

Sebelumnya, Ishak mengakui ada penyertaan dana sebesar Rp 302 juta. Atas pemukulan itu, ia tidak bisa kerja seminggu dan barang-barang yang ada di tempat usahanya juga dibawa saudaranya terdakwa.

“Kami belum itung-itungan, tapi perkiraan barang yang di bawa Rp 250 juta. Ada satu alat kesehatan harganya juga Rp 60 juta,” ujarnya. (jks/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...