33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Kantong Investasi Jateng Cukup Besar

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Pasar dengan segmen affluent di Jawa Tengah dinilai cukup potensial. Hal ini ditangkap oleh Citi Bank dengan mengenalkan Citigold on Your Terms, layanan pengelolaan kekayaan berbasis digital dan solusi finansial sesuai dengan aspirasi nasabah.

Chief Executive Officer Citi Indonesia Batara Sianturi mengatakan, beberapa tahun terakhir tren maupun preferensi tujuan finansial masyarakat mengalami perubahan. Hasil studi terbaru pada segmen affluent menunjukkan terjadinya peningkatan penggunaan layanan digital oleh nasabah Citigold yang memiliki produk investasi dibandingkan tahun 2015. Lebih lanjut, pertumbuhan  layanan digital tersebut dipicu oleh  nasabah yang memiliki tujuan investasi yang berorientasi pada pertumbuhan dan berusia lebih dari 45 tahun.

“Hal ini menunjukkan nasabah kami semakin berorientasi pada pertumbuhan aset, tak sekadar menabung. Penggabungan tren ini didukung  dengan kemudahan penggunaan aplikasi digital perbankan,”ujarnya, kemarin.

Head of Retail Banking Citi Indonesia Harsya Prasetyo menambahkan, Jawa Tengah dipilih untuk kampanye layanan tersebut karena dinilai cukup potensial. Berdasarkan portfolio nasabah, kantong investasi tak hanya berada di Semarang, tapi menyebar hampir di seluruh area Jawa Tengah.

“Karena itu, meskipun minimal dana yang dikelola meningkat dari Rp 500 juta menjadi Rp 1 miliar, kami tidak merasa kehilangan pangsa pasar, karena masih banyak kantong-kantong investasi lain yang bisa digali lebih dalam. Bahkan kami yakin segmen ini akan tetap tumbuh. Pertumbuhan tersebut setidaknya bisa mencapai dua digit,”ujarnya.

Sejauh ini, lanjutnya, dari enam kantor cabang, kontribusi Jawa Tengah menduduki posisi kelima dengan jumlah nasabah khusus untuk segmen affluent mencapai 300. “Tapi perlu diingat, dibanding kantor-kantor cabanang lain, Jawa Tengah ini terhitung paling baru,”ujarnya.

Selain itu, Dengan tren dan perubahan preferensi nasabah, melalui Citigold On Your Terms, pihaknya memberikan layanan dengan empat pilar keunggulan terbaru yang merefleksikan layanan wealth management melalui digital dan solusi finansial yang disesuaikan dengan aspirasi nasabah. Yaitu advisory, insights, your team, dan privileges.

“Dengan layanan ini, kami berharapdapat melayani dengan lebih baik dan menjadi semakin relevan bagi nasabah. Selain itu, kami juga ingin memberikan inspirasi kepada masyarakat  akan pentingnya berinvestasi dan mencapai tujuan finansial yang diinginkan,”ujarnya. (dna/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Asah Kemampuan Lewat Simulasi Kewirausahaan

MAGELANG--Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UM Magelang terus berupaya meningkatkan kualitas mahasiswanya. Terutama untuk mendalami ilmu kewirausahaan yang merupakan bagian tak terpisahkan dari program...

49 Santri Ikuti Ujian Akhir

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Sebanyak 49 santri di Pondok Pesantren (Ponpes) APIK, Kaliwungu mengikuti Ujian Akhir Pendidikan Diniyah Formal Berstandar Nasional (UAPDFBN). Dengan mengikuti ujian...

Kontribusi Tol, Turunkan Inflasi, Naikkan Ekonomi

PEKALONGAN-Dengan adanya proyek pembangunan jalan tol, mendorong iklim investasi di Karesidenan Pekalongan semakin bagus. Bahkan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang signifikan dan berkontribusi membuat inflasi...

Desa Menuntut, LPMP Lakukan Tes Ulang

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Para kepala desa di Kendal menuntut agar tes seleksi perangkat desa yang digelar oleh Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) diulang. Pasalnya...

Guru Jadul Vs Students Zaman Now

RADARSEMARANG.COM - SAAT ini, guru dan teknologi adalah hal yang tak terpisahkan di dunia pendidikan. Yang menjadi masalah adalah bagaimana sebaiknya guru zaman dulu,...

Pedagang Upeter Keluhkan Harga Sewa Kios

UNGARAN-Puluhan pedagang yang tergabung dalam Unit Pedagang Terpadu (Upeter) Alun-Alun Lama Ungaran menyampaikan keluh kesahnya terkait kenaikan harga sewa kios, Selasa (14/3) kemarin. Keluh...