33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Ir Ali Mahir Gelar Pengobatan Gratis di Kebonsari

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

DEMAK-Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Ir Ali Mahir MM menggelar pengobatan gratis di Desa Kebonsari, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak. Pengobatan gratis yang diikuti sekitar 150 warga ini, sangat bermanfaat dan menyehatkan masyarakat kampung tersebut.

Warga yang berobat gratis ini mayoritas para orang tua yang berusia lanjut. Mereka memang menjadi prioritas sasaran pengobatan gratis, karena mengalami keterbatasan akses atau mobilitas dalam berobat ke puskesmas atau rumah sakit.

Ir Ali Mahir mengatakan bahwa perkampungan desa pinggiran menjadi sasaran kegiatan pengobatan gratis agar dapat meningkatkan derajat kesehatan warga sekitar. “Melalui pengobatan gratis ini, warga menyadari tentang pentingnya menjaga kesehatan. Selain berobat gratis, mereka kami beri bingkisan gratis yang isinya gula, minyak goreng, telur, mi dan roti,” ujar Ali Mahir.

Menurutnya, selaku anggota DPR RI yang membidangi masalah kesehatan, sosialisasi kesehatan dengan pengobatan gratis tersebut akan dilakukan terus dengan menyasar kampung-kampung pinggiran. “Sosialisasi kami galakkan terus, supaya kesadaran masyarakat dalam bidang kesehatan meningkat,” kata wakil rakyat dari dapil 2 Jateng meliputi Demak, Kudus dan Jepara ini.

Dia menambahkan, fasilitas kesehatan utamanya puskesmas dan balai kesehatan yang dibangun pemerintah relatif sudah baik. Karena itu, perlu peningkatan pelayanan kesehatan serta mencegah penyakit menjadi langkah preventif yang harus dilakukan. “Perilaku atau gaya hidup yang tidak sehat harus diakhiri dan mulai gaya hidup sehat,” katanya.

Dalam pengobatan gratis ini, Ir Ali Mahir dibantu oleh tim medis yang dipimpin dr Nurul dari RS Masitoh Muslimat NU Kudus. Menurut dr Nurul, dalam pengobatan yang dilakukan banyak ditemukan warga yang menderita hipertensi. Ini dimungkinkan akibat terbiasa makan makanan yang banyak mengandung garam. “Banyak mengonsumsi yang sifatnya asin-asin,” kata dia.

Sebelumnya saat pengobatan gratis di Jepara justru ditemukan warga yang rata rata mengidap diabetes atau sakit gula. Dimungkinkan mereka banyak mengonsumsi yang manis-manis.

Kepala Desa Kebonsari Karsidi menambahkan, jumlah penduduk di desa yang dipimpinnya ada 2.153 jiwa dengan 741 kepala keluarga (KK). Dari jumlah itu, 40 persen adalah para orang tua atau usia lanjut. “Untuk makanan sehari-hari, warga memang suka yang asin dan pedas. Kalau dari air yang diminum mereka beli,” ujarnya. Dia berharap, warga yang memperoleh pengobatan gratis dari Ir Ali Mahir ini lebih sehat dan sembuh dari penyakit yang diderita. (hib/sct/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ajak Manusia Melestarikan Bumi

MUNGKID-- Desa Wanurejo Kecamatan Borobudur kembali menggelar gelar budaya untuk memeringati HUT ke-217. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk kirab di sekitar komplek Candi Borobudur...

Kuliahkah di Lebanon

Oleh Dahlan Iskan Lho! Ternyata ada. Mahasiswa Indonesia yang kuliah di Lebanon. Itu dia. Yang di medsos itu. Yang tiba-tiba tahu saya lagi di Lebanon itu....

Dancing Fountain Tugu Muda Telan Rp 3,8 M

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Taman Tugu Muda Semarang kembali dipercantik.  Ikon Kota Semarang yang berisikan perjuangan warga Semarang melawan penjajah tersebut akan dilengkapi dancing fountain...

Sejak SD Sudah Suka Klakson Telolet

James Destino Vito Nugroho, sejak masih duduk di bangku SMP, menyukai bunyi klakson angkutan truk dan bus. Kesukaan itu mengantarkannya menyukai desain berbagai otobus....

Pemilik Kios dan Los Di-Deadline Juli

”Jika mereka tidak bisa membuktikan bukti hingga bulan Juli mendatang, kami akan mengalihkan ke pedagang lain. Apalagi saat ini sudah banyak warga yang menyatakan...

Dua Kasus Korupsi Jadi PR

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Dua kasus dugaan korupsi akan menjadi pekerjaan rumah bagi jajaran Polres Magelang Kota pada tahun 2018 ini. Saat ini, polisi masih...